<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870</id><updated>2012-02-16T03:00:22.082-08:00</updated><title type='text'>H4Ny@ kHaYalAn SeMatA</title><subtitle type='html'>Blog ini hanya dibuat untuk menghilangkan jenuh semata........... :P</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>33</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-555657859084914194</id><published>2012-02-11T09:06:00.000-08:00</published><updated>2012-02-11T09:08:57.744-08:00</updated><title type='text'>Meneladani Suri Tauladan Rosulullah Saw</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11 Februari 2012&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”&lt;/span&gt; [33:21]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu malam Minggu. Isya telah berlalu. Hujan gerimis ricis-ricis. Di sana, di dalam musola itu, orang-orang ramai berkumpul, dari bapak-bapak, ibu-ibu, remaja, sampai anak-anak. Meski hujan gerimis, tak menghalangi para hadirin untuk hadir dalam acara yang hanya dihelat satu kali dalam setahun ini. Seperti tradisi tahun kemarin, tahun ini Musola Al-Wasilah Kelurahan 10 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang memperingati Maulud Nabi 1433 H. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin satu persatu mulai memadati ruangan. MC mulai membacakan susunan acara pada malam yang berbahagia ini.  Adapun susunan acara itu, meliputi pembukaan, pembacaan kalam ilahi, pembacaan kitab berjanji, penampilan syarofal anam, kata sambutan, dan acara puncak : Siraman rohani yang akan disampaikan oleh seorang ustadz sekaligus doa penutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa berpanjang-panjang lagi, acara pun dimulai. Satu persatu acara dimulai, hingga akhirnya sampailah pada acara inti. Acara yang dinanti-nanti. Acara untuk menenangkan hati. Ceramah agama. Ceramah kali ini, membuat aku selaku pendengar terkagum-kagum. Bukan aku terkagum-kagum pada penceramahnya, namun aku terkagum-kagum pada isi ceramah yang disampaikan oleh penceramah tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada klimaks pembahasannya, hatiku tergelitik. Terasa terenyuh. Mendayu-dayu. Si penceramah menggambarkan sosok seorang nabi Muhammad yang memiliki akhlakul karimah. Bagaimana hubungannya dengan Allah. Bagaimana hubungannya dengan sesama manusia. Beliau jalankan dengan baik, bahkan amat sangat baik.  Satu yang sampai kini masih membekas dihatiku, bagaimana mahabbah Rosulullah pada umatnya yang begiiitu besar. Bahkan besar dan luasnya daratan China tak terkalahkan dengan cintanya Rosulullah pada pengikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat si penceramah mengetengahkan sebuah kisah dimana nabi Muhammad hendak berpulang ke Rahmatullah, kembali hatiku terasa diiris. Terasa perih. Sebenarnya kisah ini sudah kuperoleh sebelumnya dari seorang teman. Namun, karena kandungan dalam cerita ini bisa membuat kita sadar dan banyak belajar. Belajar meneladani suri tauladannya. Mencontoh sifatnya yang luhur. Maka sudah selayaknya, cerita ini kubagi pada pembaca sekalian. Begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika nabi Muhammad hendak bertemu ajalnya, maka nabi Muhammad mengumpulkan sahabat-sahabatnya. Lantas beliau berkata “Wahai sahabatku, siapa yang diantara kalian yang hadir pernah kusakiti, maka balaslah aku sekarang. Aku tidak mau, di akhirat nanti, aku disiksa dengan siksaan yang pedih.”&lt;br /&gt;Seketika suasana diliputi dengan rasa haru. Ada yang berlinang air mata. Ada pula yang diam. Tak lama, ada seorang laki-laki yang mengacungkan tangan.&lt;br /&gt;“Ya Rosullullah, engkau pernah mengenakan tongkatmu pada perutku saat kau merapikan barisan perang dulu. Entah disengaja atau tidak. Sekarang aku mau membalasmu,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat yang hadir kemudian terheran-heran dengan pertanyaan sahabat tersebut. Apa benar Rosullullah pernah begitu? Gumam para sahabat.&lt;br /&gt;Rosulullah pun menyuruh Billal bin Rabbah untuk mengambil tongkat pada Aisyah. Singkat cerita, ketika tongkat itu diberikan Rosulullah kepada sahabat tersebut. Ketika sahabat tersebut hendak memukul perut Rosulullah justru sahabat itu memeluk perut Rosullullah dengan erat. Erat sekali.&lt;br /&gt;“Demi Allah Ya Rosullullah, engkau tak pernah menyakiti aku. Aku ridho atas perbuatanmu. Aku melakukan ini hanya untuk mendekatkan kulitku pada kulitmu. Aku takut kehilanganmu,” ujarnya sambil menahan isak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya ALLAH, begitu bagusnya sifat Rosullullah kalau kita lihat cerita diatas. Bayangkan, kalau kita lihat pada zaman sekarang, adakah manusia yang seperti nabi Muhammad? Walaupun ada, paling saya yakin dari 1000 orang cuma 1 atau 3 yang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena waktu sudah malam, jadi langsung saja saya sarikan dari ceramah yang saya peroleh pada malam ini, pertama: bagaimana kita mengaplikasikan akhlakul karimah Rosullah dalam kehidupan kita sehari-hari. Kedua, kita sebagai ummatnya, sudah sepatutnya untuk banyak-banyak membaca sholawat. Dengan melakukan itu, setidaknya kita telah mengingat beliau. Semoga saja, pada peringatan Maulud tahun ini, kita digolongkan oleh Allah menjadi umat yang selalu beruntung, baik dunia maupun akhirat. Amiin Allohumma Amiiin!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-555657859084914194?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/555657859084914194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/02/meneladani-suri-tauladan-rosulullah-saw_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/555657859084914194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/555657859084914194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/02/meneladani-suri-tauladan-rosulullah-saw_11.html' title='Meneladani Suri Tauladan Rosulullah Saw'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-6486030944095465669</id><published>2012-02-01T09:01:00.000-08:00</published><updated>2012-02-01T09:05:22.492-08:00</updated><title type='text'>Pakai Honda Berteknologi PGM-FI, Banyak Keuntungan dan Keunggulan yang Anda Rasakan!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-CC_Lu1AF_-I/TylwrhCJncI/AAAAAAAAAI0/r92FJr9iZD0/s1600/honda.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 179px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-CC_Lu1AF_-I/TylwrhCJncI/AAAAAAAAAI0/r92FJr9iZD0/s400/honda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5704214295945518530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan yang lalu, Honda meluncurkan dua varian baru berteknologi PGM-FI (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Programmed Fuel Injection&lt;/span&gt;), yaitu Spacy dan Supra X 125 Helm In. Namun, sebelum dua model ini keluar, PT Astra Honda Motor (AHM)-pabrikan motor Honda sudah lebih dulu memiliki lima model sepeda motor yang menggunakan teknologi PGM-FI (Programmed Fuel Injection), sebut saja Honda Supra X 125, CBR 250R, CBR 150R, PCX, dan Revo AT.&lt;br /&gt;Bagi Anda yang masih awam dengan istilah Programmed Fuel Injection, sudah sepatutnya Anda menyimak atau membaca artikel ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Programmed Fuel Injection&lt;/span&gt; atau sering disebut dengan PGM-FI adalah sistem supply bahan bakar dengan teknologi kontrol elektronik yang mampu memasok bahan bakar dan oksigen secara optimal sesuai dengan kebutuhan mesin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masalah proses kerja, motor Honda berteknologi PGM-FI ini mengandalkan peran berbagai komponen sensor yang mengirimkan sinyal informasi ke pusat kontrol mesin yang disebut ECM (Engine Control Module), yang selanjutnya memberikan sinyal perintah ke komponen keluaran di dalam mesin untuk menghasilkan tenaga optimal secara efisien dengan emisi yang ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memiliki motor Honda berteknologi PGM-FI, sudah barang tentu Anda menikmati banyak keunggulan dan keuntungannya dibanding menggunakan sepeda motor lainnya. Dari sisi harga misalnya, produk Honda berteknologi PGM-FI lebih murah dan tetap memiliki kualitas nomor wahid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, motor Honda berteknologi PGM-FI tidak akan membuat kantong Anda menjadi tipis lantaran pemakaian bensin yang sangat boros. Pasalnya, produk-produk ini mampu memasok bahan bakar menjadi lebih irit. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Soal penampilan, Anda tak usah khawatir. PT Astra Honda Motor sudah menyulap penampilannya tidak jauh berbeda dengan model lawas yang menggunakan sistem karburator, adanya penambahan pada lambang FI, kemudian stiker pada fairing depan.&lt;br /&gt;Keuntungan dan keunggulannya pun bukan cuma sebatas yang disebutkan di atas saja. Bagi Anda yang selama ini menggantungkan perawatan motor ke bengkel, Anda tak perlu repot. Karena dengan Anda memiliki motor Honda berteknologi PGM-FI, Anda dapat dengan mudah melakukan perawatan dikarenakan motor ini didukung sistem kendali elektronik yang disebut dengan MIL (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Malfuction Indicator Lamp&lt;/span&gt;). Fungsi MIL ini sendiri untuk mengidentifikasi gangguan mesin melalui jumlah kedipan lampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya sebagai perusahaan yang memproduksi alat transportasi, PT Astra Honda Motor (AHM) sudah sejak lama turut serta dalam pelestarian lingkungan. Terbukti, pada motor Honda berteknologi PGM-FI ini, AHM menekan emisi hingga 90%, sesuai dengan standar regulasi EURO 3 hingga motor jenis ini lebih ramah lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor Honda berteknologi PGM-FI ini pun baik digunakan semua gender. Selain didaulat sebagai motor yang mudah menghidupkan mesinnya, motor model ini juga didampuk sebagai jenis motor yang lebih bertenaga lantaran pengaturan kinerja mesin yang telah terprogram pada setiap putaran mesin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan memiliki motor Honda berteknologi PGM-FI, berarti kita telah membuat perubahan dalam diri kita masing-masing dan secara tidak langsung kita telah berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan. Tak heran kalau banayk orang bilang &lt;a href="http://www.welovehonda.com"&gt;Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda&lt;/a&gt;. Kalau nggak percaya, coba dan buktikan pakai Honda sekarang juga! Banyak keuntungan dan keunggulan yang akan Anda rasakan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-6486030944095465669?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/6486030944095465669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/02/pakai-honda-berteknologi-pgm-fi-banyak_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6486030944095465669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6486030944095465669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/02/pakai-honda-berteknologi-pgm-fi-banyak_01.html' title='Pakai Honda Berteknologi PGM-FI, Banyak Keuntungan dan Keunggulan yang Anda Rasakan!'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-CC_Lu1AF_-I/TylwrhCJncI/AAAAAAAAAI0/r92FJr9iZD0/s72-c/honda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-7069169590072310440</id><published>2012-01-28T20:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-28T20:55:49.880-08:00</updated><title type='text'>Cara Mengirimkan Naskah di Penerbit Media Kita</title><content type='html'>Mediakita menerima naskah-naskah panduan (How-to) di bidang komputer, internet, handphone, tehnik, peluang usaha/kerja, hobi, dan lainnya. Selain itu, kami juga berminat pada naskah yang bertema sosial dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara Mengirimkan Naskah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;   Naskah Lengkap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah asli, bukan saduran maupun terjemahan.&lt;br /&gt;Diketik dengan kerapatan 1 spasi&lt;br /&gt;Panjang: 50 s/d/ 100 halaman A4&lt;br /&gt;Panjang : 100 s/d 150 halaman A4&lt;br /&gt;Badan naskah menggunakan huruf (font): Times New Roman ukuran 12&lt;br /&gt;Menggunakan bahasa Indonesia&lt;br /&gt;Isi dan materi yang disertakan dalam naskah tidak melanggar Hak Cipta pihak lain&lt;br /&gt;Naskah dilengkapi dengan profil, alamat lengkap dan nomor telepon penulis yang bisa dihubungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikirimkan dalam bentuk cetak (hardcopy) ke alamat: &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Redaksi Mediakita&lt;br /&gt;Jl. H. Montong No. 57, Ciganjur-Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630 Tlp: 021. 788 83030, Faks: 021. 727 0996&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Proposal Naskah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Download formulir naskah di sini&lt;br /&gt;Isi dan lengkapi formulir tersebut&lt;br /&gt;Save dan kirimkan ke alamat e-mail redaksi mediakita yang tercantum dalam formulir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Seleksi Naskah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh naskah dan proposal naskah yang kami terima akan melalui proses seleksi. Penulis dan pengaju proposal naskah akan mendapatkan informasi mengenai status naskah/proposal naskahnya selambat-lambat 3 bulan dari tanggal penerimaan naskah/proposal naskah. Naskah yang tidak lolos seleksi akan dikembalikan ke alamat yang dicantumkan oleh penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kontrak Penerbitan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis, yang naskah/proposal naskahnya lolos seleksi, akan menandatangani kotrak penerbitan buku.Mediakita lebih cenderung melakukan kontrak penerbitan dengan sistem royalti.Royalti yang diterima oleh penulis adalah 10% dari harga buku yang terjual. Penulis akan berhak mendapatkan uang muka royalti pada saat bukunya mulai beredar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;http://mediakita.com/mengirimkan-naskah.html&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-7069169590072310440?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/7069169590072310440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/01/caranya-mengirimkan-naskah-di-penerbit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/7069169590072310440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/7069169590072310440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/01/caranya-mengirimkan-naskah-di-penerbit.html' title='Cara Mengirimkan Naskah di Penerbit Media Kita'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-5405869374720469170</id><published>2012-01-28T20:36:00.000-08:00</published><updated>2012-01-28T20:40:05.258-08:00</updated><title type='text'>Cara Menerbitkan Naskah di Gramedia Pustaka Utama</title><content type='html'>Bagi Anda yang ingin mengirimkan naskah ke penerbit gramedia, ini gue kasih tahu caranya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;check it out&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami selalu menerima naskah dari penulis untuk kami terbitkan, bila naskah tersebut kami nilai memenuhi standar penerbitan kami. Namun, maaf sekali, kami tidak bisa menerima naskah yang dikirimkan melalui e-mail, karena akan menyulitkan tim editor dalam melakukan penilaian naskah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Anda ingin menerbitkan naskah Anda, silakan kirimkan naskah tersebut ke alamat kami di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PT Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Gedung Kompas Gramedia Lantai 5&lt;br /&gt;Jl. Palmerah Barat 29-37&lt;br /&gt;Jakarta 10270&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cantumkan jenis naskah Anda di sudut kiri atas. Fiksi/Nonfiksi. Remaja/Dewasa. Dll. Untuk memudahkan proses seleksi/pengkategorian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah yang dikirimkan harus dalam bentuk print out, lengkap (tidak hanya cuplikan naskah).Sertakan pula sinopsis cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebal naskah untuk novel 100-200 halaman. (Bisa lebih asal jangan berlebihan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk buku anak, lengkapi dengan contoh ilustrasi. Konsep cerita (terutama untuk buku berseri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis kertas yang digunakan bebas, asal mudah dan enak dibaca. Ukuran font 12pt, dan spasi 1,5. Tema naskah juga bebas, selama tidak menyinggung SARA dan vulgar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertakan bersama naskah Anda, data diri singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah sebaiknya sudah dijilid, agar tidak tercecer selama dibaca oleh tim editor kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masuk ke meja redaksi, naskah akan dibaca oleh tim editor selama minimal 4-5 bulan. Naskah yang belum bisa kami terbitkan, akan kami kembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keterangan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi 53650110 ext. 3511/3512 (redaksi fiksi/nonfiksi).&lt;br /&gt;Atau via e-mail: fiksi@gramediapublishers.com atau nonfiksi@gramediapublishers.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB.: Kami tidak memungut bayaran apapun kepada penulis yang ingin menerbitkan naskahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;span style="font-style:italic;"&gt;http://www.gramediapustakautama.com/berita-detail/16/Bagaimana-Caranya-Menerbitkan-Naskah-di-Gramedia-Pustaka-Utama&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-5405869374720469170?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/5405869374720469170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/01/cara-menerbitkan-naskah-di-gramedia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5405869374720469170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5405869374720469170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/01/cara-menerbitkan-naskah-di-gramedia.html' title='Cara Menerbitkan Naskah di Gramedia Pustaka Utama'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-6952024694671320854</id><published>2012-01-09T16:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T16:47:41.022-08:00</updated><title type='text'>Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2012</title><content type='html'>Dalam rangka menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Kegiatan sayembara ini diperuntukkan bagi para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaantahun 2012 ini memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenangdari 19 jenis naskah buku pengayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tema Penulisan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Membangun manusia Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan kompetitif di era global”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Peserta Sayembara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta sayembara adalah siswa SMA/MA/SMK/MAK, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pendidik meliputi guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Tenaga kependidikan meliputi pengelola satuan pendidikan, penilik,pengawas, peneliti, pengembang, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan-ketentuan naskah buku sayembara adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;a. Ketentuan Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan alam dan matematika, dapat berupa pengetahuan alam fisik, hayati, flora, fauna; pengetahuan matematika; pengetahuan teknologi dan rekayasa; pengetahuan kebaharian, kedirgantaraan, dan kebumian.&lt;br /&gt;2. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan sosial dan humaniora, dapat berupa pengetahuan sejarah dan kemasyarakatan; pengetahuan keagamaan; pengetahuan perekonomian dan manajemen; pengetahuan budaya, bahasa, seni dan sastra.&lt;br /&gt;3.Jenis naskah buku pengayaan keterampilan vokasional yang meliputi:&lt;br /&gt;•Keterampilan membuat kriya;&lt;br /&gt;•Penerapan teknologi rekayasa sederhana;&lt;br /&gt;•Penerapan teknologi pengolahan;&lt;br /&gt;•Penerapan teknologi budidaya.&lt;br /&gt;4.Jenis naskah buku pengayaan kepribadian, dimaksudkan untuk mengembangkan karakter: (1) religius; (2) jujur; (3) toleransi; (4) disiplin; (5) kerja keras; (6) kreatif; (7) mandiri; (8) demokratis; (9) rasa ingin tahu; (10) semangat kebangsaan; (11) cinta tanah air; (12) menghargai prestasi; (13) bersahabat/komunikatif; (14) cinta damai; (15) gemar membaca; (16) peduli lingkungan; (17) peduli sosial; (18) tanggung jawab yang dituangkan dalam:&lt;br /&gt;•Kumpulan pantun&lt;br /&gt;•Kumpulan puisi&lt;br /&gt;•Kumpulan cerita pendek&lt;br /&gt;•Novel&lt;br /&gt;•Drama&lt;br /&gt;•Biografi&lt;br /&gt;Naskah buku Biografi, tentang:&lt;br /&gt;•seseorang yang berjasa dalam suatu bidang yang berguna bagi masyarakat;&lt;br /&gt;•seorang tokoh di daerah yang mendapat penghargaan dari pemerintah;&lt;br /&gt;•seseorang yang memiliki karakter yang dapat dijadikan contoh bagi bangsa;&lt;br /&gt;•seseorang yang memiliki keunggulan dan kelebihan yang berguna bagi masyarakat.&lt;br /&gt;5.Naskah buku ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Naskah diberi identitas: (a) judul naskah; (b) jenis naskah; dan (c) peruntukan pembaca buku (misalnya untuk SD/MI; SMP/MTs; SMA/MA/SMK/MAK), (d) kelompok peserta.&lt;br /&gt;6. Naskah dijilid rapi berupa cetak asli (bukan fotokopi atau dummy).&lt;br /&gt;7. Naskah yang diterima Panitia tidak dikembalikan.&lt;br /&gt;b. Ketentuan Peserta&lt;br /&gt;1.Peserta adalah perorangan.&lt;br /&gt;2.Peserta yang mengirimkan naskah harus melampirkan biodata.&lt;br /&gt;3.Peserta dari siswa SMA/MA/ SMK/MAK harus melampirkan surat pengantar dari sekolah dan fotokopi kartu pelajar.&lt;br /&gt;4.Peserta dari pendidik dan tenaga kependidikan harus melampirkan surat pengantar dari lembaga tempat bekerja dan fotokopi SK pendidik atau tenaga kependidikan.&lt;br /&gt;5.Peserta dari masyarakat umum harus melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku.&lt;br /&gt;6.Peserta yang pernah menjadi pemenang sebanyak tiga kali atau lebih sejak tahun 2001 tidak diperbolehkan mengikuti sayembara ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;c. Ketentuan Naskah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Naskah yang diajukan adalah: a. karya asli, b. tidak berseri, c. tidak sedang diikutsertakan pada sayembara lain, sebagian ataupun seluruhnya, d. belum pernah menjadi pemenang sebagian ataupun seluruhnya dalam sayembara mana pun, dan e.belum pernah diterbitkan sebagian ataupun seluruhnya.&lt;br /&gt;2.Persyaratan di atas harus dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,00 oleh penulis naskah.&lt;br /&gt;3.Naskah diketik dan dicetak pada kertas A4, spasi 1½, jenis huruf arial, times new roman, atau tahoma, ukuran huruf 12 pt, batas margin tepi kertas 3 cm.&lt;br /&gt;4.Jumlah halaman isi naskah yang ditulis oleh siswa minimal 50 halaman dan yang ditulis oleh pendidik, tenaga kependidikan, dan umum minimal 75 halaman.&lt;br /&gt;5.Penggunaan ilustrasi harus proporsional dan terintegrasi dengan teks, mendukung materi/isi teks serta mencantumkan sumber secara jelas.&lt;br /&gt;6.Naskah buku pengayaan tidak dilengkapi dengan ungkapan tujuan mempelajari/membaca dan tidak dilengkapi latihan, soal, tes, lembar kerja, atau jenisevaluasi lainnya.&lt;br /&gt;7.Naskah buku pengayaan tidak bertentangan dengan idiologi negara, ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, tidak bias gender, serta tidak menimbulkan masalah SARA.&lt;br /&gt;8.Naskah buku pengayaan pengetahuan dan keterampilan harus menggunakan daftar pustaka atas rujukan yang dikutip.&lt;br /&gt;9.Naskah yang dinyatakan sebagai pemenang sayembara, jika ditemukan dan terbukti sebagian atau seluruhnya merupakan jiplakan/plagiasi, segala tanggung jawab hokum yang berkaitan dengan pelanggaran Hak Cipta berada pada penulis naskah. Pusat Kurikulum dan Perbukuan akan membatalkan kemenangannya dan hadiah yang diterima harus dikembalikan kepada negara.&lt;br /&gt;10.Jika suatu naskah buku pengayaan dinyatakan memenangi sayembara, penulis berhak atas penghargaan sayembara tersebut, sedangkan hak cipta (baik hak ekonomi maupun hak moral atas naskah) tetap berada pada penulis sehingga penulis berhak menerbitkannya kepada penerbit yang dipilih.&lt;br /&gt;11.Pemegang hak cipta (hak ekonomi) naskah pemenang sayembara adalah Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan hak moral berada pada penulis.&lt;br /&gt;12.Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu judul naskah sayembara.&lt;br /&gt;13.Hasil keputusan Dewan Juri Sayembara tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;d. Hadiah Sayembara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghargai kualitas naskah yang memenangi sayembara, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyediakan hadiah uang sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelompok Pelajar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I = Rp. 15,000,000&lt;br /&gt;Juara II = Rp. 10,000,000&lt;br /&gt;Juara III = Rp 7,500,000&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelompok Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Masyarakat Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I = Rp 25,000,000&lt;br /&gt;Juara II = Rp 20,000,000&lt;br /&gt;Juara III= Rp 15,000,000&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;e. Pengiriman Naskah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Naskah diterima paling lambat tanggal 3 September 2012 dan dialamatkan kepada :&lt;br /&gt;Panitia Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012&lt;br /&gt;Pusat Kurikulum dan Perbukuan&lt;br /&gt;Badan Penelitian dan Pengembangan&lt;br /&gt;Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan&lt;br /&gt;Jl. Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;f. Pengumuman Pemenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan padabulan November 2012.&lt;br /&gt;2. Calon pemenang sayembara akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti wawancara dengan Dewan Juri dan menghadiri pengumuman pemenang bagi calon yang dinyatakan sebagai pemenang. Jika calon pemenang tidak dapat mengikuti wawancara, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.&lt;br /&gt;Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan website  http://puskurbuk.net , telp.: 021 3804248 , e-mail:sayembara_puskurbuk@yahoo.com facebook: sayembarapuskurbuk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-6952024694671320854?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/6952024694671320854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/01/sayembara-penulisan-naskah-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6952024694671320854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6952024694671320854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2012/01/sayembara-penulisan-naskah-buku.html' title='Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2012'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-6266293994733601366</id><published>2011-12-28T23:24:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T23:25:59.256-08:00</updated><title type='text'>Antara Busung Lapar dan Ikan Gabus</title><content type='html'>oleh Ilham Buchori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah desa tinggallah keluarga miskin. Salah satu anaknya menderita busung lapar. Sang ibu merasa kasihan sekali dengan anaknya itu, pasalnya sudah satu tahun sang anak menderita penyakit itu. Suaminya sudah meninggal sejak 3 tahun yang lalu akibat kecelakaan. Profesi suaminya itu seorang sopir bus antar kota. Sedang ia, hanya bekerja sebagai tukang cuci di rumah juragan pemilik angkot dan bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari, tetangganya, Mang Karim menyuruh sang ibu untuk melapor kepada kepala desa. Siapa tahu kepala desa bisa memberikan obat-obatan atau makanan bergizi. Syukur-syukur mendapat bantuan perawatan di rumah sakit , harap Mang Karim. Berhubung hari sudah malam manapula hembusan angin begitu kencang, maka sang ibu memutuskan untuk besok saja pergi dengan menumpangi bus kota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pun semakin pekat. Mata sang ibu tinggal beberapa watt lagi. Maka, ia pun memutuskan untuk tidur. Hingga di dalam tidurnya, sang ibu bermimpi. Ia bermimpi bertemu dengan seorang nenek tua berbusana muslim. Lalu, nenek tua itu memberikan dua ekor ikan gabus yang masih hidup dan ia berkata : “Kau masak ikan ini, lalu kau berikan kepada anakmu yang BUSung lapar itu. Mudah-mudahan sembuh . Namun sebelum kau memberikannya kau harus membaca kalimat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, nenek tua berbusana muslim itu melangkah ke arah sang ibu, lalu dibisikkannya kalimat itu.“Baiklah, Nek… Nanti akan saya lakukan,” jawab ibu gemetar setelah mendapatkan bisikan dari nenek tua itu.&lt;br /&gt;Tak lama, nenek tua berbusana muslim itu menghilang dari pandangannya. Sang ibu langsung terbangun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, segera sang ibu mencari ikan gabus. Tak sulit ibu mendapatkan ikan gabus lantaran di belakang rumah juragan tempatnya bekerja ada kali besar. Lantas dijalanya ikan gabus. Setelah dapat, dimasaknya  dan diberikannya kepada anaknya yang menderita busung lapar sesuai nenek tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, alangkah kecewa sang ibu karena mendapati tubuh anaknya belum sembuh. Ditunggunya beberapa saat kemudian, namun belum lagi menampakkan hasil. Ia semakin kesal. Akhirnya  ia menangis dengan amat keras. Tapi saat ia menangis, saat itulah tiba-tiba tubuh anaknya perlahan semakin perlahan kembali sehat. Gemuk. Seketika tangis sang ibu reda. Ia benar-benar terkesiap. Mulutnya menganga. Dahinya mengernyit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-6266293994733601366?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/6266293994733601366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/antara-busung-lapar-dan-ikan-gabus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6266293994733601366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6266293994733601366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/antara-busung-lapar-dan-ikan-gabus.html' title='Antara Busung Lapar dan Ikan Gabus'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-4982520171351407297</id><published>2011-12-28T23:14:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T23:18:10.110-08:00</updated><title type='text'>Gebrakan Baru PT Pos Indonesia untuk Dunia Pendidikan</title><content type='html'>Ilham Buchori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memasuki era milenium, masyarakat kita masih melakukan komunikasi jarak jauh melalui surat dengan menggunakan jasa pos. Namun kini, tradisi tersebut sudah jarang kita jumpai. Masyarakat lebih cenderung memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang sifatnya semakin praktis dan instan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam alat teknologi informasi dan komunikasi pun semakin canggih diciptakan. Sebut saja televisi, radio, telepon, dan handphone (hp). Dan yang terakhir disebut ini amat fenomenal. Kemampuannya pun tak perlu diragukan lagi. Selain bisa mengirim pesan atau gambar secepat kilat, kini si pemilik hp semakin dimanjakan dengan beragam fasilitas, antara lain mendengarkan lagu, merekam suara, menonton tv, kamera, bermain game, dan berinternet ria. Perusahaan hp pun berlomba-lomba berinovasi membuat hp dengan bentuk dan ukuran yang lebih modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, jika para remaja kini lebih menggandrungi hp karena sifat dan kemudahannya. Ditambah lagi dengan fasilitas internet di dalamnya, membuat mereka semakin kecanduan berkomunikasi menggunakan alat komunikasi yang satu ini. &lt;br /&gt;Mereka tak perlu berpanas-panasan pergi ke kantor pos untuk mengirimkan surat atau berlama-lama menunggu balasan surat yang telah mereka kirim. Karena sekali mengetik beberapa kata, pesan mereka secepat kilat akan terkirim. Atau mereka tinggal membuka layanan internet pada hp mereka, mereka bisa langsung mengobrol (chatting) dengan temannya di berbagai daerah bahkan belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta di lapangan juga mengatakan bahwa anak-anak kini juga cenderung menuruti perilaku tersebut meski mereka tidak begitu menggilai. Kebanyakan dari anak-anak menggunakan hp hanya sekedar untuk bermain game. Maka dari itu, sebelum kebiasaan itu mempengaruhi anak-anak lebih jauh dan mereka tidak melupakan PT Pos Indonesia, ada baiknya PT Pos Indonesia gencar melakukan gebrakan untuk mempromosikan layanan atau produk/jasa pos ke dunia anak-anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan Pemilihan Duta Pos untuk anak Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) di masing-masing kota/kabupaten merupakan kegiatan positif yang patut dilakukan oleh perusahaan pelat merah ini. Dimana, pelajar yang terpilih akan diemban tugas untuk menyosialisasikan betapa pentingnya pergi ke pos.&lt;br /&gt;Tak hanya itu, mengadakan bermacam lomba untuk kategori anak-anak TK dan SD, seperti mewarnai, menggambar, melukis, menulis, dan lain sebagainya bisa menjadi pilihan promosi yang tepat. Karena kalau dilihat, banyak sekali nilai positif yang bisa diambil dari kegiatan ini, salah satunya anak-anak menjadi tahu bagaimana tata cara mengirim surat lewat pos. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kalau sampai pihak pos menjadikan karya pemenang menggambar atau melukis sebagai kartu pos atau prangko, atau tulisan yang menang akan dibukukan dan dibagikan kepada pengunjung pos, sudah barang tentu mereka amat senang dan bangga. Mereka akan merekomendasikan kepada teman-temannya untuk membeli prangko atau kartu pos di kantor pos karena disana ada gambar hasil kreativitasnya. Pun dengan karya pemenang lomba menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jemput Bola&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di persaingan yang sengit saat ini, sudah saatnya PT Pos Indonesia bergerak cepat mengambil langkah taktis dengan melakukan inovasi atas layanannya. Jemput bola merupakan alat pemasaran yang ampuh untuk diterapkan, salah satunya jemput bola ke sekolah-sekolah dalam berbagai kegiatan, misalnya lebih intens meningkatkan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan produk/jasa pos kepada peserta didik.&lt;br /&gt;Langkah ini terbilang produktif karena dengan kegiatan ini setidaknya memberikan pengetahuan dan wawasan kepada peserta didik. Yang tadinya mereka belum atau sama sekali tidak mengerti, menjadi tahu seluk beluk tentang layanan atau produk/jasa pos. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sponsor kegiatan sosial atau pameran bagi sekolah atau universitas dapat pula menjadi pertimbangan PT Pos Indonesia untuk menggencarkan kegiatan promosi. Hal ini dapat menguntungkan pihak PT Pos Indonesia karena selama pameran berlangsung, PT Pos Indonesia dapat menjelaskan secara terperinci tentang produk/jasa yang kepada peserta didik. Bukan cuma itu saja, PT Pos Indonesia dapat juga membagikan katalog, brosur, bahkan sample produk pos kepada peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merilis kartu pos atau prangko bergambar foto sekolah atau perguruan tinggi bisa juga menjadi alternatif bagi PT Pos Indonesia untuk mendongkrak nilai penjualan benda posnya. Hasilnya pun bisa ditebak. Pelajar atau mahasiswa yang sekolah atau perguruan tingginya dimuat sebagai kartu pos atau prangko, akan rela merogoh kocek untuk membeli benda tersebut untuk dikoleksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna menyasar segmen yang lebih luas, PT Pos Indonesia juga dapat melakukan jemput bola ke perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia untuk melakukan hal serupa.&lt;br /&gt;Semoga saja dengan melakukan gebrakan di atas, PT Pos Indonesia tidak dilupakan oleh kalangan pelajar meski kian menjamurnya alat teknologi informasi dan komunikasi di tengah masyarakat. Justru sebaliknya, mereka semakin mencintai PT Pos Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-4982520171351407297?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/4982520171351407297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/gebrakan-baru-pt-pos-indonesia-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4982520171351407297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4982520171351407297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/gebrakan-baru-pt-pos-indonesia-untuk.html' title='Gebrakan Baru PT Pos Indonesia untuk Dunia Pendidikan'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-9173129220060196143</id><published>2011-12-27T19:12:00.001-08:00</published><updated>2011-12-27T19:14:25.083-08:00</updated><title type='text'>Ekspos Objek Wisata yang Terpendam</title><content type='html'>Indonesia merupakan negara yang majemuk, terdiri dari banyak suku, pulau sampai budaya yang tak kalah menarik dibanding negara lainnya. Pun dengan panorama alam yang wah nan indah. Sebut saja Laut Bunaken, Pantai Kuta Bali, dll yang sudah tersohor di belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, banyaaaaaak sekali panorama alam Indonesia yang tidak terekspos yang sebetulnya sangat indah nan menarik untuk dikunjuungi. Coba saja semua itu terekspos, maka penduduk yang mendiami wilayah tersebut setidaknya akan mengalami peningkatan dari segi ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pertanyaannya, apa yang menyebabkan semua panorama itu tidak dikenal? Pertama, karena kurangnya fasilitas (infrastruktur, jalan, pusat informasi, dsb) dari pemerintah untuk mengembangkan panaroma itu menjadi objek wisata yang patut diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, penduduk yang mendiami wilayah itu sendiri. Kadang kali, mereka menutup tali persaudaran. Maksudnya begini, ketika ada seorang yang akan berkunjung ke wisata objek tersebut, penduduk sekitar sering kali tidak bersahabat. Mereka kadang mencurigai orang asing yang bertandang ke sana. Padahal mereka ingin menikmati keindahan alam yang ada di wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Seandainya saya menjadi Anggota DPD RI"&lt;/span&gt; kedua hal inilah yang akan kali pertama saya benahi agar dunia pariwisata di Indonesia semakin berkembang dan akhirnya maju dan dikenal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sekadar Renungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bersama, berlibur ke luar negeri menjadi sebuah kebanggan yang luar biasa bagi penduduk kita. Padahal kalau kita lihat, berlibur ke luar negeri sama saja mengayakan negara yang kita datangi (Bukan bermaksud pelit tapi untuk menanamkan rasa cinta kepada Indonesia). Coba saja, panorama alam Indonesia yang tidak terekspos itu difasilitasi lalu dikembangkan, tentunya daftar koleksi objek wisata kita terus bertambah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-9173129220060196143?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/9173129220060196143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/ekspos-objek-wisata-yang-terpendam_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/9173129220060196143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/9173129220060196143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/ekspos-objek-wisata-yang-terpendam_27.html' title='Ekspos Objek Wisata yang Terpendam'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-3722867733727258651</id><published>2011-12-24T00:09:00.000-08:00</published><updated>2011-12-24T00:10:46.619-08:00</updated><title type='text'>Mengembangkan Industri Berbasis Ekonomi Kreatif</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seandainya saya menjadi Anggota DPD RI" maka saya akan mengembangkan/menggalakkan industri berbasis ekonomi kreatif di masing-masing daerah.  Karena jika ini sukses, maka tentu membawa dampak yang positif. Tidak hanya bagi daerah yang bersangkutan, tapi juga menjadikan Indonesia menjadi lebih baik, terutama dari segi pertumbuhan ekonomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ketahui bersama, bahwa pendidikan di bidang industri kreatif masih sangat kurang. Maka dari itu, harus ada pemecahana masalah dari pihak pemerintah untuk meminimalisirnya.  Salah satunya, yaitu dengan pemberian kursus atau pelatihan singkat atau secara berkala sesuai dengan keahilan tiap SDM-nya. Misalnya si A mahir di bidang menggambar, maka berilah si A ini kursus menggmbar. Jika si B mahir memasak, maka berilah si B ini kursus memasak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kursus ini dilaksanakan, selanjutnya pemerintah sudah selayaknya memberikan suntikan modal kepada mereka agar bisa berwirausaha sekaligus mengembangkan bakatnya. Supaya program ini berjalan dengan sukses, pemerintah harus melakukan peninjauan dan evaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, jika program ini dilaksanakan, Indonesia tidak akan menjadi negara yang terus menerus mengalami krisis keuangan. Karena, dari sana akan terus bermunculan ide-ide yang kreatif dan inovatif dari jenis usaha yang mereka geluti. Semoga terwujud!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-3722867733727258651?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/3722867733727258651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/mengembangkan-industri-berbasis-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/3722867733727258651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/3722867733727258651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/12/mengembangkan-industri-berbasis-ekonomi.html' title='Mengembangkan Industri Berbasis Ekonomi Kreatif'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-673466535030716921</id><published>2011-05-03T02:14:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T02:15:28.329-07:00</updated><title type='text'>Malik, Mengubah Botol Air Mineral Menjadi Seni Kreativitas yang Beromzet Puluhan Juta Rupiah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;By : Ilham Buchori&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki keterbatasan fisik tak membuat Malik menyerah. Meski hanya memiliki satu kaki, ia berusaha menaklukkan pahit getirnya kehidupan. Berkat keuletan dan ketekunannya, ia sukses melambungkan karya-karyanya ke mancanegara. Namun sebelum itu, berbagai cemooh dan perlakuan kasar menjadi keseharian yang harus dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Malik Junaidi adalah seorang karyawan di salah satu perusahaan kontraktor. Malik, begitulah ia kerap disapa, dikenal sebagai karyawan teladan di perusahaannya. Pernah ia dikirim ke Singapura, Malaysia, dan China untuk perjalanan dinas dan mengikuti beragam seminar. Tak hanya itu, ia juga pernah dikirim perusahaan untuk menimba ilmu di Jerman selama satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika divonis dokter mengalami penyakit kanker tulang, tak membuat Malik kehilangan semangat kerja. Justru sebaliknya. Ia semakin giat bekerja, memberikan yang terbaik untuk perusahaannya. Tapi sayangnya, hal itu tak berlaku bagi istri dan anaknya. Mereka begitu cemas ketika mendengar kabar tersebut. Mereka sudah berpikiran negatif, bagaimana kalau harus diamputasi.....,”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga dua bulan kemudian, hal itupun menimpa Malik. Dokter menyarankan Malik untuk mengamputasi kaki kirinya karena penyakitnya semakin parah. Malik pun menyetujuinya. Rekan-rekan kerjanya kemudian bergegas mengunjunginya ke rumah sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat sosok laki-laki yang selama ini mereka kenal enerjik dan ambisius telah terkulai lemah, mereka hanya mampu menutup mulut kecilnya. Tak sedikit dari mata teman-temannya berkaca-kaca. Bosnya, tidak mampu berkata-kata. Ia hanya mampu mengucapkan rasa sedih yang mendalam kepada anak dan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, sebulan kemudian keharuan dari para rekan dan sanak saudara dengan cepat ia abaikan. Malik dengan enerjiknya tetap bekerja di rumah membantu istrinya berdagang sayur-mayur walau hanya dengan menggunakan kursi roda. Malik adalah tipikal pria yang tegas, tegar, dan tak mau dikasihi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah seminggu setelah ia keluar dari rumah sakit, bosnya datang dan mengizinkannya bekerja lagi meski hanya dengan menggunakan kursi roda. Namun dengan lembut, Malik menolaknya. Ia tak mau kehadiran dirinya di perusahaan menyebabkan kecemburuan diantara karyawan. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Terbit Ide&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama berdiam diri di rumah, membuat Malik jenuh. Maka ia pun memutuskan untuk berjalan-jalan bersama sang istri. Sang istri lantas mengajak Malik ke Benteng Kuto Besak (BKB) sambil melihat jembatan Ampera dari dekat. BKB adalah salah satu tempat wisata di kota Palembang, letaknya di tepian sungai Musi. Di sana, Malik tampak terhibur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika matahari nyaris tenggalam, mereka pun pulang. Namun, ketika hendak keluar gerbang, Malik tersentak. Ia melihat banyak botol air mineral yang ada di tempat sampah. Tanpa malu, Malik lantas mengambilnya. Sepanjang jalan pulang, istrinya menggerutu dan terus menyerang Malik dengan pertanyaan untuk apa botol-botol itu. Sayang, Malik hanya berkata pendek  : Lihat saja nanti, Bu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan modal sisa uang tabungan, akhirnya terbit dibenak Malik untuk menerima botol-botol air mineral dari tetangga dan warga sekitarnya dan mengubahnya menjadi barang yang bernilai seni. Namun, sang istri menentang keras keinginannya itu. Selain kotor dan mendatangkan nyamuk, istrinya tak mau menanggung cemooh dan caci maki dari tetangganya nanti. Setelah Malik memberikan pengertian tentang tuntutan hidup yang semakin melambung, istrinya pun memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dipajangnya kertas karton di depan rumahnya ”Menerima Botol Air Mineral Bekas.” Mengetahui hal tersebut, baik pembeli atau tetangga yang memiliki banyak botol air mineral menjualnya kepada Malik. Tak hanya itu, para pencari barang bekas yang mengetahui harga jual di tempat Malik lebih mahal, mereka pun berdatangan menjualnya ke tempat Malik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, jalan usaha Malik tak mulus. Ia sering didatangi oleh pengusaha penerima barang bekas. Ia disebut sebagai perebut langganan orang. Selain itu, Malik juga sering menerima perlakuan buruk dari tetangganya. Ia sering dicemooh sebagai pendatang nyamuk oleh tetangga dekatnya lantaran gudang tempat menyimpan botol-botol itu terletak persis disamping rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat istrinya menangis mendengar cemoohan itu. Namun, Malik tetap dengan pendiriannya. Ia berusaha untuk mengubah botol-botol air mineral bekas itu menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai seni. Malik dibantu anaknya menangani sendiri seluruh lingkup pekerjaannya, mulai dari mencuci dan membersihkan botol-botol itu, membuat pola/bentuk, mengecat, dan menjemur hasil kreasi yang telah dicat lalu memajangnya di etalase teras rumhanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sulit bagi Malik untuk mengkreasikan botol-botol air mineral menjadi sesuatu yang bernilai seni tinggi karena ia memiliki jiwa seni sejak kecil. Dalam sehari, Malik dapat menyulap botol-botol air mineral itu menjadi 5 sampai 20 karya, seperti wadah lampu, hiasan rumah, hiasan dinding, pot bunga, lampion, dan aneka bentuk lainnya. Setelah dibuat, lalu tugas sang anak untuk memajangnya di etalase depan rumahnya. Pelanggan sayur istrinya pun yang berbelanja terkesima melihat hasil kreasi Malik yang begitu kreatif dan inovatif. Dan, akhirnya mereka membelinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah titik awal Malik memulai bisnis. Perlahan semakin perlahan, peminat karyanya mulai bertambah. Rekomendasi dari mulut ke mulut ternyata cukup ampuh sehingga Malik berhasil menyewa toko kecil di ujung jalan rumahnya dan merekrut beberapa karyawan untuk membantu jalan usahanya. Semua kegiatan usahanya, lalu ia pindahkan di toko kecil itu, termasuk gudang tempat penyimpanan botol-botol air mineral. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna mengembangkan usahanya, Malik mempromosikan hasil kreasinya melalui jejaring sosial dan blog. Alhasil, cara itupun berujung pada kesuksesan. Terbukti, pembeli dari Bali dan Jakarta mengajak Malik bekerja sama. Hal itupun tak disia-siakan oleh Malik. Secepatnya ia menyambut berita baik itu. Dari sana, Malik semakin kebanjiran order.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semakin Melambung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu ketika, ada seorang turis mancanegara yang kebetulan berkunjung ke kawasan rumahnya untuk sekedar melihat-lihat sudut kota Palembang. Sesampai di tokonya, Turis itu terkagum-kagum melihat hasil kreasi Malik yang begitu menarik. Kekaguman turis itupun semakin menjadi saat mengetahui Maliklah yang membuatnya. Turis itu membeli banyak hasil kreasi Malik. Kemudian mereka pun saling bertukar nomor telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan berselang, wartawan yang mengetahui Malik menggeluti usaha kerajinan tangan dari internet, segera menghubunginya untuk diminta wawancara. Ia pun menyanggupinya. Setelah mereka bertemu, sang wartawan tampak terkejut. Ia tak menyangka karya sebagus dan semenarik yang sedang ia saksikan  saat itu adalah karya seorang yang memiliki keterbatasan. Wartawan itu benar-benar kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mengherankan, ketika perjalanan usahanya dimuat di surat kabar, semakin banyak orang yang mendatangi tokonya. Termasuk bos dan rekan kerjanya dulu yang saat itu membaca beritanya. Mereka begitu kaget sekaligus bangga. Selama ini mereka tak pernah bertegur sapa, meski lewat sms sekalipun. Mereka pun tidak ketinggalan untuk membeli karya yang telah dihasilkan oleh Malik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah setempat yang mengetahui hal itu, lantas menyuntikkan dana kepada Malik. Dari dana itu, kemudian Malik melebarkan sayap usahanya ke bidang pembuatan anyaman khas Palembang, pembuatan miniatur Jembatan Ampera, dan souvenir pernikahan. Dan dari dana itu pula, Malik mengalihkan bentuk usahanya dari perusahaan perorangan menjadi perseroan terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun semakin gencar melakukan promosi. Hasilnya, menakjubkan. Malik Jaya Handicraft, label usahanya semakin berkembang. Terbukti, pembeli dari Bali banyak memesan. Begitupula pembeli dari kota-kota lain semakin berminat menjadi mitra bisnisnya. Dan yang sangat mengejutkan, turis yang pernah menyambanginya waktu itu, mengajaknya untuk bekerja sama. Tanpa pikir panjang, ia pun menyanggupinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak mengherankan, lewat kepiawaiannya itu, Malik dinobatkan sebagai wiraswasta kecil dan menengah terbaik oleh salah satu perusahaan rokok terkemuka. Berselang empat bulan kemudian, Malik kembali mencatatkan prestasi yang memuaskan. Ia berhasil meraih penghargaan sebagai entrepreneur peduli lingkungan oleh pemerintah setempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari setelah meraih penghargaan, ia kemudian diundang oleh stasiun TV lokal sebagai bintang tamu. Ketika diwawancara, ia sangat senang sekali dan bangga karena telah mampu mengubah sampah menjadi barang yang bernilai seni. Selain itu, ia juga bersyukur dapat menekan angka pengangguran yang ada di lingkungan sekitarnya. Saat ditanya pesan-pesan apa yang ingin disampaikan kepada generasi muda, ia kemudian menjawab : ”Bagi generasi muda yang khususnya memiliki keterbatasan, jangan pernah menyesali hidup ini. Justru kita harus bangkit dari keterbatasan. Terus dan teruslah gali potensi yang ada dalam diri kita. Tepuk tangan yang meriah pun membahana memenuhi ruang studio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, kiprah Malik meretas sukses sebagai pengusaha kerajinan tangan terus menggurita. Tercatat, karya-karyanya sukses menembus beberapa pasar internasional, seperti Australia, Malaysia, Amerika Serikat, dan sebagian negara lainnya. Di dalam negeri karya-karyanya pun tak kalah sukses, sebut saja Jakarta, Bali, Makasar, Medan, Surabaya, Banjarmasin, dan Malang, menjadi kota tujuan utama pendistribusian karya-karyanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat saat ini pula, Malik sukses memayungi sekitar 100 karyawan dan mengantongi omzet puluhan bahkan ratusan juta rupiah per bulannya. Namun seperti kebanyakan pengusaha lainnya yang memiliki kesadaran sosial tinggi, Malik tidak ingin kesuksesannya dinikmati sendirian. Untuk itu, ia menyumbangkan kursi roda kepada orang yang berhak menerima. Tak hanya itu, Malik juga mendermakan uangnya untuk pengembangan pendidikan di kawasan lingkungan yang ada di sekitar perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bumi Sriwijaya, 12 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dilarang mengopi paste cerita ini tanpa seizin penulis... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-673466535030716921?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/673466535030716921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/05/malik-mengubah-botol-air-mineral.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/673466535030716921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/673466535030716921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/05/malik-mengubah-botol-air-mineral.html' title='Malik, Mengubah Botol Air Mineral Menjadi Seni Kreativitas yang Beromzet Puluhan Juta Rupiah'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-5395551167224960304</id><published>2011-02-11T22:53:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T23:01:07.768-08:00</updated><title type='text'>Cahyono Akbar, si Penulis Berhati Mulia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-QghIR9zxZGs/TVYvJyVUPKI/AAAAAAAAAIQ/wrUhr1Tq9_0/s1600/sekolah.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 164px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-QghIR9zxZGs/TVYvJyVUPKI/AAAAAAAAAIQ/wrUhr1Tq9_0/s320/sekolah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572693434094075042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By : Ilham Buchori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita inspirasi kali ini memaparkan tentang keprihatinan seorang penulis terhadap anak-anak yang belum tersentuh pendidikan di kampung kelahiran ibunya. Hatinya pun semakin terenyuh ketika melihat anak-anak yang masih belia yang seharusnya bersekolah sudah bekerja. Dari sana, maka ia pun memutuskan untuk membangun sebuah sekolah.  Berikut kisahnya! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yono adalah seorang penulis novel. Nama lengkapnya Cahyono Akbar. Ia sukses menelurkan 16 judul novel, 21 kumpulan cerpen bersama teman-temannya. Tak jarang, novel yang dibuatnya berderet dalam rak buku best sellers. Sebut saja Perempuan di Balik Kidung, salah satu judul novelnya menuai sukses besar. Nilai penjualannya tembus lebih dari 50 ribu kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saat ini ia sedang kehabisan ide untuk penulisan novel selanjutnya. Lama ia duduk di depan laptopnya. Namun, tak ada satu huruf pun yang ia ketik di sana. Tak berapa lama, ia memandang sekumpulan album foto diatas lemari pakaiannya. Kemudian ia berdiri, lalu diambilnya album itu. Banyak debu yang menempel di sana. Perlahan semakin perlahan, dibersihkannya debu-debu itu. Setelah dibuka, ternyata album foto semasa kecilnya di kampung ibunya. Dipandangnya satu persatu foto yang ada di sana. Yono masih ingat, foto itu adalah pemberian kakak mahasiswa yang sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di kampungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpampang wajah teman-teman kecilnya meski agak kabur. Ada Usman, Gani, Hasyim, Lukman, Taufik, dan Ilyas. Seketika ia menjerit kegirangan. Ia baru saja mendapatkan ide untuk pembuatan novel selanjutnya. Mengapa aku tidak mengulas kehidupan semasa kecilku di kampung ibu dulu?, pikir Yono. Namun, untuk mewujudkan semua itu, aku harus melakukan riset ke kampung ibu agar novel yang kutulis nanti dapat meyakinkan para pembaca, pikir Yono lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, maka Yono berangkat menuju kampung ibunya dengan mengendarai mobil. Banyak cerita dan tempat menarik yang tidak bisa ia lupakan di sana. Maka dari itu, ia bersikeras untuk menjadikan pengalaman semasa kecilnya menjadi bagian cerita dari novelnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir merapat pukul empat sore, Yono telah sampai di gerbang kampung ibunya. Namun, untuk menjangkau pemukiman ibunya, diperlukan waktu sekitar satu jam lagi. Jangan salah, walau di pedalaman, sudah banyak kepala keluarga yang tinggal di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihatnya pepohonan sepanjang jalan menuju pemukiman ibunya. Sayang, pepohonan yang dulu hijau itu, kini tak sebagus dulu. kering dan merangas. Malah sudah banyak yang ditebang. Yono masih ingat, di balik pohon-pohon itu ia bersama temannya sering bermain sambil mencari sayur-sayuran dan ubi jalar. Yono kemudian tertawa sendiri mengenang masa lalunya.&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, Yono terdiam. Ia melihat ada sesuatu yang hilang. Ya, Surah. Surah tempat ia belajar mengaji dan membaca dulu tak ada lagi. Masih segar dibenaknya, surah itu letaknya membelakangi sungai. Tapi kini, hanya ada sungainya saja. Ketika ia menoleh ke arah sungai, airnya pun tampak keruh. Kemana surah itu? Tanya Yono dalam hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen di sebuah perguruan tinggi swasta itu lantas menerawang ke masa lalunya. Ia masih ingat, saat belajar dengan Pak Kun, gurunya di surah itu. Pak Kun begitu telatennya mengajarkannya mengaji, membaca, menulis, dan berhitung. Selain mengajar, beliau juga bisa membuat irigasi, mengobati anak kecil atau orang tua yang sedang sakit. Pak Kun adalah orang yang serba bisa. Yono begitu mengagumi Pak Kun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya, Yono tak lama tinggal di kampung yang bernama Telaga Subur itu. Ketika berusia sembilan tahun, ia dan ibunya diboyong ayahnya untuk mengadu nasib ke kota. Sejak saat itu, Yono tak pernah menyambangi kampung yang menyimpan sejuta pengalaman menariknya itu. Ini untuk kali pertamanya, ia kembali menginjakan kaki di Telaga Subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir senja, mobil Yono telah sampai di pemukiman ibunya. Turun ia dari mobil sambil membawa laptop. Dilihatnya dari kejauhan, anak-anak perempuan tengah asyik bermain. Dipandangnya satu persatu rumah-rumah yang ada dihadapannya. Masih seperti dulu. Lantas Yono berjalan mendekati rumah yang di sampingnya ada sumur. Masih lekat dipikiran Yono, rumah itu milik Mbah Karto, kepala adat kampung ini. Diketuknya pintu rumah itu, namun tak ada sahutan dari dalam. Yono melirik jam yang melingkari pergelangan tangannya. Lima lewat  sepuluh menit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yono duduk beristirahat di teras rumah Mbah Karto, Yono terkesiap saat melihat sekumpulan anak laki-laki telanjang dada sambil memikul karung kecil berisi padi. Bergegas Yono berlari menyusul anak-anak itu untuk membantunya. Anak-anak itu kaget melihat Yono. &lt;br /&gt;”Perlu saya bantu!” Yono menawarkan.&lt;br /&gt;Anak-anak itu dengan polosnya menjawab, ”Tidak, Pak! Ini sudah tanggung jawab kami.&lt;br /&gt;Yono tertegun dengan jawaban yang dilontarkan anak-anak tadi. Coba saja Hafidz, putraku mandiri seperti anak-anak ini, aku dan Renny pasti akan merasa senang, pikir Yono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama, datang seorang laki-laki berusia 50 tahunan dan istrinya mendekati Yono. Lalu dengan heran menyapa Yono : &lt;br /&gt;”Siapa ya?” tanya laki-laki itu dengan kening berkerut.&lt;br /&gt;”Saya Yono, Pak! Anak Pak Husin!” jawab Yono.&lt;br /&gt;“Ooooooo….. Cahyono. Keren sekali penampilanmu sekarang. Silakan masuk, Nak Cahyono!” perintahnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam rumah, Yono dan Pak Salam, nama laki-laki itu pun akhirnya terlibat percakapan panjang. Dari obrolan itu, Yono jadi tahu, bahwa Mbah Karto, bapaknya telah lama meninggal, baru tahun ini kampung mereka berhasil panen, jabatan kepala kampung/adat sekarang diemban kepadanya, teman-teman seusianya telah lama meninggalkan kampung ini, dan obrolan lainnya yang tak kalah hangat. Begitupun Pak Salam, tahu apa maksud kedatangan Yono ke Telaga Subur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saat Yono menanyakan kemana surah yang ada di dekat sungai, Pak Salam lama terdiam. Ia menundukkan kepalanya. Setelah Yono terus mendesak, maka beliau pun memberikan jawabannya :&lt;br /&gt;“Sejak Pak Kun meninggal 8 tahun silam, surah itu tak terawat, nak Yono. Kami hanya sibuk mengurus sawah dan ladang kami. Anak dan cucu kami, kami biarkan membantu kami daripada mereka bermain terus-menerus,” ujar Pak Salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika Yono terenyuh dengan penuturan Pak Salam. Hatinya terasa dipukul bertalu-talu. Harapannya pun bertolak belakang. Ia berharap kampung Telaga Subur justru semakin maju dan subur, sesuai dengan namanya. Namun sebaliknya. Kampung kelahiran ibunya itu justru kian terpuruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa, sudah tiga hari dua malam ia tinggal di kampung Telaga Subur. Banyak suka-duka yang ia rasakan selama itu. Sukanya, ia dapat membaur dengan anak-anak di sana, dan tentunya hasil risetnya untuk menulis novel terpenuhi. Sedangkan dukanya, banyak pemandangan yang ia lihat tak selayaknya ia lihat. Sungai yang tidak lagi jernih, pepohonan yang merangas, serta MCK yang tidak layak. Apalagi waktu sekolah digunakan untuk bekerja, membuat ia semakin prihatin dengan keadaan anak-anak di Telaga Subur. Tak pelak, dari sana tekad Yono untuk membangun sekolah semakin membumbung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tekad yang Terwujud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di kota, Yono menghubungi semua rekan penulis sesama komunitasnya. Setelah berkumpul, diutarakannya segala hal yang ia lihat di kampung Telaga Subur. Hampir diantara mereka haru biru mendengar cerita Yono. Akhirnya diujung pertemuan itu, mereka sepakat menyumbangkan royalti mereka untuk membangun sekolah di sana.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua jam berselang, Yono membuat proposal bantuan buku dan perlengkapan sekolah kepada penerbit yang selama ini diajaknya kerjasama. Selain itu, ia juga mengirimkan proposal bantuan dana ke berbagai perusahaan ternama yang ada di kota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam harinya, Yono ngebut menulis. Ia bertekad, dua minggu kedepan novel yang akan ia beri judul Menggapai Harapan ini sudah harus diselesaikannya. Dan ia berjanji, royalti yang ia peroleh dari novel ini akan disumbangkannya hanya untuk kampung Telaga Subur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dananya terkumpul dan penulisan novel itu telah diselesaikannya, lantas Yono dibantu beberapa rekannya membeli semua bahan bangunan untuk membangun sekolah di kampung Telaga Subur. Tak hanya itu, ia juga mencari pekerjanya dari kota. Ia bayar tinggi pekerja-pekerja itu. Mereka pun menyanggupinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yono dan rombongan sampai di Telaga Subur, anak-anak yang tengah bermain terkaget-kaget. Mereka berlari-lari kecil melihat dari dekat mobil-mobil truk itu. Begitupula orangtua mereka, tak kalah kagetnya melihat kedatangan Yono dkk. Secepatnya mereka bahu membahu menurunkan bahan bangunan, peralatan, dan perlengkapan yang ada di dalam mobil. Sengaja Yono tidak mau membicarakan hal ini kepada penduduk kampung, termasuk kepala adatnya. Ia ingin memberi kejutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengenang surah tempat belajarnya dulu, maka Yono memutuskan membangun sekolah di atas tanah surah itu. Tak kurang tiga bulan, sebuah sekolah satu atap telah berdiri di kampung Telaga Subur. Selama itu pula, Yono dkk bolak-balik kota-Telaga Subur dan tidur di rumah Pak Salam. Selain itu, Yono juga membangun MCK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, selama pembangunan sekolah, Yono tidak merasa kekurangan dana lantaran proposal yang ia kirim disetujui oleh beberapa perusahaan. Pun dengan penerbit yang selama ini diajaknya kerjasama, bersedia menyumbangkan buku-buku bacaan dan perlengkapan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah satu atap itu, bukan hanya ruang kelas yang Yono bangun, namun di sana ia bangun pula perpustakaan, ruang seni, mushola, dan tak ketinggalan ia bangun lapangan bermain. Untuk mencari tenaga pengajarnya? Tak sulit bagi Yono karena ia adalah seorang tenaga pendidik dan banyak dari temannya yang bersedia membagi ilmunya untuk anak-anak di kampung Telaga Subur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika peresmian sekolah, sambutan dari penduduk kampung begitu positif. Yono pun menamai sekolah itu dengan nama Sekolah Telaga Subur. Mereka senang ketika mengetahui ada sekolah di kampungnya. Pemerintah setempat yang diundang saat itu, merasa kagum dengan perjuangan Yono dkk dan mendukung sepenuhnya dengan apa yang telah dilakukan Yono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Makin Ramai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat anak-anak di Telaga Subur berumur 4-13 tahun, maka Yono memperuntukkan sekolah tersebut setingkat Sekolah Dasar (SD). Untuk tahap awal, Yono memutuskan kegiatan belajar-mengajar dilaksanakan tiga kali seminggu. Pagi harinya, ia ajarkan anak-anak di sana membaca, menulis, dan berhitung. Sedang di malam harinya, ia ajarkan mengaji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh di luar dugaan. Meski anak kampung, minat mereka menimba ilmu begitu tinggi. Terbukti, belumlah gerbang sekolah dibuka, mereka telah datang pagi-pagi. Bukan hanya itu, ketika Yono memberikan penjelasan, mereka menyimaknya dengan penuh kesungguhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi memajukan dunia pendidikan di Telaga Subur, Yono juga mengajak anak-anak di Telaga Subur belajar mencintai seni. Yono dan teman sesama penulisnya mengajarkan kepada mereka menggambar dan melukis. Sedang sang istri mengajarkan seni tari kepada anak-anak perempuan. Tak sulit bagi sang istri mengajarkan seni tari kepada mereka, pasalnya saat di SMP dan SMA dulu ia aktif dalam eksul sendratari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat bulan kemudian, kampung tetangga yang mengetahui ada sekolah di Telaga Subur, rela bersepeda untuk sama menimba ilmu. Yono pun menyambut baik berita itu. Perlahan semakin perlahan, anak-anak yang mengenyam pendidikan di Telaga Subur makin ramai. Dari 60 murid bertambah menjadi 100 murid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat perjuangan serta ketelatenan Yono mendirikan sekolah, dewi fortuna pun berpihak kepadanya. Menggapai Harapan, novel yang bercerita tentang masa kecilnya di Telaga Subur menjadi novel best sellers. Novel tersebut pun menjadi perbincangan hangat di kalangan pembaca fiksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika memperoleh royalti, Yono menepati janjinya. Ia kemudian memperbaiki di bidang lingkungan yang dianggapnya sangat memprihatinkan. Lalu ia membeli bibit tanaman untuk ditanam sepanjang jalan menuju kampung Telaga Subur. Dibantu anak-anak kampung, Yono mengerjakannya. Mereka begitu senang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun kemudian, murid di sana semakin ramai. Kegiatan belajar-mengajar pun dilaksanakan selama seminggu penuh. Yono dkk bergantian mengajar. Pemerintah setempat pun memberikan bantuan tambahan kursi dan meja sebagai sarana belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada festival kesenian di kota, Yono mencoba mengikutsertakan muridnya dalam lomba menari. Tak disangka, juri pun menempatkan mereka di posisi ke-2. Yono dan istri serta teman-teman begitu senang dan bangga mengetahui hal itu. Dari sana, Yono dkk semakin termotivasi memberikan ilmu yang mereka memiliki kepada anak-anak kampung Telaga Subur dan kampung tetangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, harapan Yono memajukan dunia pendidikan dan lingkungan di kampung Telaga Subur dari keterpurukan menjadi kampung yang maju, sudah tercapai. Namun, ia tak puas sampai disitu saja. Ia berusaha untuk terus meningkatkan taraf kehidupan di Telaga Subur. Ia berencana ingin mendirikan tosesrba jika kembali memperoleh royalti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bumi Sriwijaya, 24 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Note : Dilarang mengutip cerita ini tanpa seizin penulis.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Picture Source :http://www.kinderhulpindonesie.nl/pages_ind/gerealiseerd%20tot%202006_ind.html&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-5395551167224960304?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/5395551167224960304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/02/cahyono-akbar-si-penulis-berhati-mulia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5395551167224960304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5395551167224960304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2011/02/cahyono-akbar-si-penulis-berhati-mulia.html' title='Cahyono Akbar, si Penulis Berhati Mulia'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-QghIR9zxZGs/TVYvJyVUPKI/AAAAAAAAAIQ/wrUhr1Tq9_0/s72-c/sekolah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-1675135068460782079</id><published>2010-04-13T00:32:00.000-07:00</published><updated>2010-04-13T00:34:36.293-07:00</updated><title type='text'>Lomba Menulis Novel 2010</title><content type='html'>Bagi Anda yang hobi menuangkan segala ide dalam bentuk tulisan, saatnya kini Anda beraksi untuk meraih uang sebesar 20 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deadline: 30 September 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merangsang dan meningkatkan kreativitas pengarang Indonesia dalam penulisan novel, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menyelenggarakan Sayembara Menulis Novel. Lewat sayembara ini DKJ berharap lahirnya novel-novel terbaik, baik dari pengarang Indonesia yang sudah punya nama maupun pemula, yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi. Adapun persyaratannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;Ketentuan Umum&lt;br /&gt;• Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk atau bukti identitas lainnya).&lt;br /&gt;• Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.&lt;br /&gt;• Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.&lt;br /&gt;• Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.&lt;br /&gt;• Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.&lt;br /&gt;• Tema bebas.&lt;br /&gt;• Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya)&lt;br /&gt;Ketentuan Khusus&lt;br /&gt;• Panjang naskah minimal 150 halaman kuarto, 1,5 spasi, Times New Roman 12&lt;br /&gt;• Peserta menyertakan biodata dan alamat lengkap dalam lembar tersendiri, di luar naskah&lt;br /&gt;• Empat salinan naskah yang diketik dan dijilid dikirim ke:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Panitia Sayembara Menulis Novel DKJ 2010&lt;br /&gt;Dewan Kesenian Jakarta&lt;br /&gt;Jl. Cikini Raya 73&lt;br /&gt;Jakarta 10330&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Batas akhir pengiriman naskah: 30 September 2010 (cap pos atau diantar langsung)&lt;br /&gt;Lain-lain&lt;br /&gt;• Para Pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugerah Sayembara Menulis Novel DKJ 2010 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada pertengahan Januari 2011.&lt;br /&gt;• Hak cipta dan hak penerbitan naskah peserta sepenuhnya berada pada penulis.&lt;br /&gt;• Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.&lt;br /&gt;• Pajak ditanggung pemenang.&lt;br /&gt;• Sayembara ini tertutup bagi anggota Dewan Kesenian Jakarta periode 2009-2012.&lt;br /&gt;• Maklumat ini juga bisa diakses di www.dkj.or.id&lt;br /&gt;• Dewan Juri: Agung Ayu, Anton Kurnia, dan A.S. Laksana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hadiah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemenang utama Rp. 20.000.000&lt;br /&gt;Empat pemenang unggulan @ Rp. 7.500.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber&lt;/span&gt; : http://ajangkompetisi.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-1675135068460782079?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/1675135068460782079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/04/lomba-menulis-novel-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/1675135068460782079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/1675135068460782079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/04/lomba-menulis-novel-2010.html' title='Lomba Menulis Novel 2010'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-792360952820648287</id><published>2010-03-26T22:29:00.000-07:00</published><updated>2010-03-26T22:30:35.590-07:00</updated><title type='text'>DPRD Desak Pemkot Palembang</title><content type='html'>Kamis, 25 Maret 2010 (07:38) &lt;br /&gt;PALEMBANG  - Persoalan Pasar 16 Ilir yang tak kunjung  selesai membuat DPRD Palembang mendesak pemerintah untuk mengambil sikap tegas kepada PT Prabu Makmur. Bila tidak mengindahkan imbauan, Pemkot harus menutuskan perjanjian kontrak dengan pengelola. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPRD pernah memanggil Alay sebagai PT Prabu Makmur. Pemkot harus ambil langkah tegas, kalau Prabu Makmur sebagai pengelola tetap akan membandel dan perjanjian tidak dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini tidak bisa dibiarkan karena merugikan masyarakat terutama pedagang dan pengunjung Pasar 16 Ilir,” kata Ketua DPRD Palembang, Harnojoyo, SSos didampingi Ketua Fraksi Demokrat, Fanani Yahya, Rabu (24/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, sejauh ini dewan belum menerima laporan dari masyarakat atau pedagang tentang kondisi Pasar 16 Ilir. Untuk itu, awal April nanti, komisi III akan melihat keadaan pasar yang menjadi pusat grosir terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut. Jika benar, Pemkot dapat membatalkan perjanjian, meski kontrak belum berakhir, sebab pengelola tidak melaksanakan kesepakatan yang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 lalu, DPRD memanggil Prabu Makmur, membahas masalah lantai V yang seharusnya dijadikan sebagai hotel, bukan tempat pedagang pakaian bekas. Saat itu, pihak Prabu Makmur akan menggantinya dengan food court, namun hingga kini belum juga terealisasi. Bahkan lantai paling atas tersebut dipenuhi sampah, kayu bekas pedagang pakaian bekas. “Kalau tidak dilaksanakan ambil alih saja. Apalagi, banyak keluhan soal kebersihan dan keamaan,” tukasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : sripoku.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-792360952820648287?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/792360952820648287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/03/dprd-desak-pemkot-palembang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/792360952820648287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/792360952820648287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/03/dprd-desak-pemkot-palembang.html' title='DPRD Desak Pemkot Palembang'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-8596183274088941202</id><published>2010-02-19T00:46:00.000-08:00</published><updated>2010-02-19T00:53:05.999-08:00</updated><title type='text'>Cerita Malin Kundang</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S35RYKyesRI/AAAAAAAAAHc/hz8Ll2jbYi4/s1600-h/malin.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S35RYKyesRI/AAAAAAAAAHc/hz8Ll2jbYi4/s320/malin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439874875564929298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengingat di zaman sekarang banyak sekali perusakan moral yang dilakukan remaja, seperti sering  tawuran, dugem, bahkan membangkang ortu….  Nah, untuk itu, kali ini saya akan menampilkan (memposkan) cerita Malin Kundang. Mungkin, dari kisah ini dapat memotivasi remaja sekalian untuk selalu berlaku baik khususnya kepada orangtua…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, untuk mempersingkat waktu, berikut kisahnya............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Malin memutuskan untuk pergi merantau agar dapat menjadi kaya raya setelah kembali ke kampung halaman kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Ibu Malin Kundang kurang setuju, mengingat suaminya juga tidak pernah kembali setelah pergi merantau tetapi Malin tetap bersikeras sehingga akhirnya dia rela melepas Malin pergi merantau dengan menumpang kapal seorang saudagar.Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang beruntung, dia sempat bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu sehingga tidak dibunuh oleh para bajak laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan tenaga yang tersisa, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin yang melihat kedatangan kapal itu ke dermaga melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ibu Malin pun menuju ke arah kapal. Setelah cukup dekat, ibunya melihat bekas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi melihat wanita tua yang berpakaian lusuh dan kotor memeluknya Malin Kundang menjadi marah meskipun ia mengetahui bahwa wanita tua itu adalah ibunya, karena dia malu bila hal ini diketahui oleh istrinya dan juga anak buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat perlakukan seperti itu dari anaknya ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menyumpah anaknya "Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berapa lama kemudian Malin Kundang kembali pergi berlayar dan di tengah perjalanan datang badai dahsyat menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang. Sampai saat ini Batu Malin Kundang masih dapat dilihat di sebuah pantai bernama pantai Aia Manih, di selatan kota Padang, Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Source Picture : tigersprite.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source Kisah : http://id.wikipedia.org/wiki/Malin_Kundang&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-8596183274088941202?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/8596183274088941202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/02/cerita-malin-kundang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/8596183274088941202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/8596183274088941202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/02/cerita-malin-kundang.html' title='Cerita Malin Kundang'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S35RYKyesRI/AAAAAAAAAHc/hz8Ll2jbYi4/s72-c/malin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-4196259047300388181</id><published>2010-02-03T22:37:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T22:39:43.991-08:00</updated><title type='text'>Ikutilah Kontes Write a Story!</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kontes Write a Story adalah lomba menulis cerita untuk buku-buku anak yang diselenggarakan oleh Erlangga for Kids (EFK), salah satu divisi penerbitan&lt;br /&gt;Erlangga Group.&lt;br /&gt;Syarat&lt;br /&gt;&amp; Ketentuan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta adalah pria/wanita dewasa (usia diatas 18 tahun).Cerita yang ditulis untuk anak usia 5 -12 tahun Panjang cerita 3 halaman, 1 ½ spasi, times new roman 11Tema cerita bebas dan orisinil (fantasi, fabel, humor, dsb) serta tidak mengandung unsur SARANaskah cerita yang dikirimkan belum pernah dipublikasikan baik di media elektronik maupun cetak, dan belum pernah diikutsertakan dalam sayembara lain.Naskah cerita yang dikirim dalam bentuk hardcopy atau soft copy (file word). Sertakan biodata singkat penulis, alamat lengkap, nomor telepon, dan fotokopi KTP. Cantumkan WRITE A&lt;br /&gt;STORY disebelah kiri atas amplop. Kirimkan naskah ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia WRITE A STORY&lt;br /&gt;Divisi Erlangga For Kids, Penerbit Erlangga&lt;br /&gt;Jl. H. Baping&lt;br /&gt;Raya no. 100&lt;br /&gt;Ciracas Pasar Rebo&lt;br /&gt;Jakarta Timur 13740&lt;br /&gt;Atau via email ke:&lt;br /&gt;writeastory.efk@gmail.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 naskah. Naskah yang masuk sepenuhnya menjadi milik panitiaNaskah paling lambat diterima tanggal 25 Maret 2010 Pengumuman pemenang tanggal 25 April 2010. Hanya naskah yang memenuhi syarat yang akan dinilai. Keputusan juri mengikat, tidak dapat&lt;br /&gt;diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat. Peserta tidak dipungut bayaran apapun. Untuk keterangan lebih lanjut klik www.erlangga.co.id&lt;br /&gt;atau email ke writeastory.efk@gmail.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ,&lt;br /&gt;atau hubungi Marcomm Penerbit Erlangga di 8717006 ext. 229&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Hadiah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara I:  Rp 5 juta dan hadiah sponsor&lt;br /&gt;Juara II: Rp 3 juta dan hadiah sponsor&lt;br /&gt;Juara III: Rp 2 juta dan hadiah sponsor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;10 naskah terbaik akan diterbitkan dalam&lt;br /&gt;bentuk buku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Erlangga For Kids&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;penulisLepas.com&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-4196259047300388181?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/4196259047300388181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/02/ikutilah-kontes-write-story.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4196259047300388181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4196259047300388181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/02/ikutilah-kontes-write-story.html' title='Ikutilah Kontes Write a Story!'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-945425481437146630</id><published>2010-01-31T20:09:00.000-08:00</published><updated>2010-01-31T20:10:46.139-08:00</updated><title type='text'>kisah Nabi Ayyub, Zulkifli, dan Syua'ib</title><content type='html'>Nabi Ayyub AS adalah putra dari Aish bin Ishaq AS bin Ibrahim AS. Sebagaimana disebutkan dalam kisah Nabi Yaqub AS, Aish adalah saudara kembar Nabi Yaqub AS, jadi Nabi Ayyub masih kemenakan Nabi Yaqub AS dan sepupu Nabi Yusuf AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ayyub AS adalah salah seorang nabi yang terkenal kaya raya, hartanya melimpah, ternaknya tak terbilang jumlahnya. Namun demikian ia tetap tekun beribadah, gemar berbuat kebajikan, suka menolong orang yang menderita, terlebih dari golongan fakir miskin.&lt;br /&gt;Keraguan iblis terhadap ketaatan Nabi Ayyub AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para malaikat di langit terkagum-kagum dan membicarakan tentang ketaatan Ayyub dan keikhlasannya dalam beribadah kepada Allah. Iblis yang mendengar pembicaraan para malaikat ini merasa iri dan ingin menjerumuskan Ayyub agar menjadi orang yang tidak sabar dan celaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula iblis mencoba sendiri menggoda Nabi Ayyub agar tersesat dan tidak bersyukur kepada Allah, namun usahanya ini gagal, Nabi Ayyub tetap tak tergoyahkan. Lalu iblis menghadap Allah, meminta agak ia diizinkan untuk menguji keikhlasan Nabi Ayyub. Ia berkata, "Wahai Tuhan, sesungguhnya Ayyub senantiasa patuh dan berbakti kepada-Mu, senantiasa memuji-Mu, tak lain hanyalah karena takut kehilangan kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadanya, karena ia ingin kekayaannya tetap terpelihara. Semua ibadahnya bukan karena ikhlas, cinta, dan taat kepada-Mu. Andaikata ia terkena musibah dan kehilangan harta benda, serta anak-anak dan istrinya, belum tentu ia akan tetap taat dan ikhlas menyembah-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman kepada iblis, "Sesungguhnya Ayyub adalah hamba-Ku yang sangat taat kepada-Ku. Ia sesorang mu'min sejati. Apa yang ia lakukan untuk mendekatkan diri kepada-Ku adalah semata-mata didorong iman yang teguh kepada-Ku. Iman dan taqwanya takkan tergoyahkan hanya oleh perubahan keadaan duniawi. Cintanya kepada-Ku takkan berkurang walaupun ditimpa musibah apa pun yang melanda dirinya, karena ia yakin bahwa apa yang ia miliki adalah pemberian-Ku yang sewaktu-waktu dapat Aku cabut daripadanya, atau Ku-jadikan berlipat ganda. Ia bersih dari segala tuduhan dan prasangkamu.&lt;br /&gt;Engkau tidak rela melihat hamba-hamba-Ku, anak cucu Adam, berada di atas jalan yang lurus. Untuk menguji keteguhan hati Ayyub dan keimanannya pada takdir-Ku, Ku-izinkan kau menggoda dan mencoba memalingkannya dari-Ku. Kerahkan seluruh pembantu-pembantumu untuk menggoda Ayyub melalui harta dan keluarganya. Cerai beraikan keluarganya yang rukun damai sejahtera itu. Lihatlah, sampai dimana kemampuanmu untuk menyesatkan Ayyub hamba-Ku."&lt;br /&gt;Ujian dan cobaan Allah terhadap Nabi Ayyub AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, iblis dan para pembantunya mulai menyerbu keimanan Ayyub. Mula-mula mereka membinasakan hewan ternak pemeliharaan Ayyub, disusul lumbung-lumbung gandum dan lahan pertaniannya yang terbakar dan musnah.&lt;br /&gt;Iblis mengira Ayyub akan berkeluh kesah setelah kehilangan ternak dan pertaniannya, namun ternyata Ayyub tetap berhusnuzhon (berbaik sangka) kepada Allah. Segalanya ia pasrahkan kepada Allah. Harta adalah titipan Allah yang sewaktu-waktu dapat saja diambil kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya iblis mendatangi putra-putra Nabi Ayyub AS yang sedang berada di sebuah gedung yang besar dan megah. Mereka menggoyang-goyangkan tiang-tiang gedung sehingga gedung itu roboh dan anak-anak Ayyub yang berada di dalamnya mati semuanya.&lt;br /&gt;Iblis mengira usahanya kali ini akan berhasil menggoyahkan iman Nabi Ayyub yang sangat menyayangi putra-putranya itu, namun sekali lagi mereka harus kecewa. Nabi Ayyub tetap berserah diri kepada Allah. Ia memang bersedih hati dan menangis, tapi jiwa dan hatinya tetap kokoh dalam keyakinan bahwa jika Allah yang Maha Pemberi menghendaki sesuatu, tak ada seorang pun yang mampu menghalangi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis yang masih belum puas, lalu menaruh baksil di sekujur tubuh Ayyub sehingga beliau menderita penyakit kulit yang sangat menjijikkan, hingga ia dijauhi sanak famili dan tetangganya. Istri-istrinya banyak yang lari meninggalkannya, hanya seorang saja yang tetap setia mendampinginya, yaitu Rahmah. Lebih parah lagi, para tetangga Nabi Ayyub AS yang tidak mau ketularan penyakit yang diderita Nabi Ayyub, mengusirnya dari kampung mereka. Maka pergilah Nabi Ayyub dan istrinya Rahmah ke sebuah tempat yang sepi dari manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu 7 tahun dalam penderitaan terus-menerus memang merupakan ujian terberat bagi Ayyub dan Rahmah, namun Nabi Ayyub tetap bersabar dan berzikir menyebut Asma Allah. Diriwayatkan bahwa istrinya berkata, "Hai Ayyub, seandainya engkau berdoa kepada Tuhanmu, niscaya dia akan membebaskanmu."&lt;br /&gt;Namun Nabi Ayyub AS malah menjawab, "Aku telah hidup selama 70 tahun dalam keadaan sehat, dan Allah baru mengujiku dalam keadaan sakit selama 7 tahun. Ketahuilah, itu amat sedikit dibandingkan masa 70 tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, Nabi Ayyub menerima ujian dari Allah SWT dengan sabar dan ikhlas. Ia telah hidup dalam kenikmatan selama puluhan tahun, maka ia merasa malu untuk berkeluh kesah kepada Allah SWT atas kesengsaraan yang hanya beberapa tahun. Sakit Nabi Ayyub membuat tidak ada lagi anggota badannya yang utuh kecuali jantung/hati dan lidahnya. Dengan hati dan lidahnya ini, Nabi Ayyub AS tak pernah berhenti berzikir kepada Allah, baik di waktu pagi, siang, sore dan malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, Rahmah terpaksa bekerja pada suatu pabrik roti. Pagi ia berangkat, sorenya ia kembali ke rumah pengasingan. Namun lama-kelamaan majikannya mengetahui bahwa Rahmah adalah istri Nabi Ayyub yang memiliki penyakit berbahaya. Mereka khawatir Rahmah akan membawa baksil yang dapat menular melalui roti, oleh sebab itu mereka kemudian memecatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmah yang setia ini masih memikirkan suaminya. Ia meminta agar majikannya berkenan memberinya hutang roti, tetapi permintaannya ini ditolak. Majikannya hanya mau memberinya roti jika ia memotong gelung rambutnya yang panjang, padahal gelung rambut itu sangat disukai suaminya. Namun demi untuk mendapatkan roti, Rahmah akhirnya setuju dengan usul majikannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, perbuatannya itu membuat Ayyub menduga bahwa ia telah menyeleweng. Akhirnya pada suatu hari, mungkin karena sudah tidak tahan dengan penderitaan yang terus-menerus dihadapi, Rahmah pamit untuk meninggalkan suaminya. Ia beralasan ingin bekerja agar dapat menghidupi suaminya. Nabi Ayyub melarangnya, tapi Rahmah tetap bersikeras sembari berkeluh kesah. Sesungguhnya tindakan Rahmah ini pun tak lepas dari peranan iblis yang menghasutnya untuk meninggalkan suaminya Ayyub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar keluh kesah istrinya, berkatalah Ayyub, "Kiranya kau telah terkena bujuk rayu iblis, sehingga berkeluh kesah atas takdir Allah. Awas, kelak jika aku telah sembuh kau akan kupukul seratus kali. Mulai saat ini tinggalkan aku seorang diri, aku tak membutuhkan pertolonganmu sampai Allah menentukan takdir-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian tinggallah kini Nabi Ayyub seorang diri setelah ia mengusir Rahmah istrinya. Di tengah kesendiriannya, Nabi Ayyub AS bermunajat kepada Allah SWT dengan sepenuh hati memohon rahmat dan kasih-Nya. Allah SWT menerima doa Nabi Ayyub AS yang telah mencapai puncak kesabaran dan keteguhan iman dalam menghadapi ujian dan cobaan. Berfirmanlah Ia kepada Nabi Ayyub, "Hantamkanlah kakimu ke tanah. Dari situ akan memancar air yang dengannya kau akan sembuh dari penyakitmu. Kesehatanmu akan pulih jika kau mempergunakannya untuk minum dan mandi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah meminum dan mandi dengan air itu, Ayyub pun sembuh seperti sedia kala. Sementara itu Rahmah istrinya yang telah pergi meninggalkannya, rupanya lama-kelamaan merasa kasihan dan tak tega membiarkan suaminya seorang diri. Ia datang untuk menjenguk, namun ia tak mengenali lagi suaminya, karena kini Nabi Ayyub tampak lebih sehat, lebih segar, dan lebih tampan. Nabi Ayyub sangat gembira melihat istrinya kembali, namun ia teringat sumpahnya yaitu ingin memukul istrinya seratus kali. Ia harus melaksanakan sumpah itu, tapi ia bimbang karena bagaimanapun istrinya telah turut menderita sewaktu bersamanya 7 tahun ini. Tegakah ia memukulnya seratus kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengetahui kebimbangan yang dirasakan Nabi Ayyub AS. Maka datanglah wahyu Allah kepada Nabi Ayyub, "Hai Ayyub, ambillah lidi seratus batang dan pukullah istrimu sekali saja. Dengan demikian tertebuslah sumpahmu."&lt;br /&gt;Nabi Ayyub merasa lega dengan jalan keluar yang diwahyukan Allah itu. Dengan lidi seratus, dipukulnya istrinya dengan satu kali pukulan yang sangat pelan, maka sumpahnya telah terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kesabaran dan keteguhan imannya, Nabi Ayyub AS dikaruniai lagi harta benda yang melimpah ruah. Dari Rahmah, ia kemudian memperoleh anak bernama Basyar yang kemudian hari menjadi seorang nabi yang dikenal dengan nama Zulkifli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Nabi Ayyub AS ini merupakan teladan bagi hamba-hamba-Nya dalam hal kesabaran dan keteguhan iman. Riwayat Nabi Ayyub AS terdapat dalam surat Al-Anbiyâ: 83-84 dan surat Sâd: 41-44.&lt;br /&gt;13. Zulkifli AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama aslinya ialah Basyar, anak Nabi Ayyub AS dari istrinya Rahmah. Seperti ayahnya, Zulkifli juga mempunyai sifat yang sabar dan teguh dalam pendirian. Ia hidup di sebuah negara yang dipimpin oleh seorang Raja yang arif bijaksana. Pada suatu hari Raja tsb mengumpulkan rakyatnya dan bertanya, "Siapakah yang sanggup berlaku sabar, jika siang berpuasa dan jika malam beribadah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada seorang pun yang berani menyatakan kesanggupannya. Akhirnya anak muda bernama Basyar mengacungkan tangan dan berkata ia sanggup melakukan itu.&lt;br /&gt;Sejak saat itulah ia dipanggil dengan Zulkifli yang artinya sanggup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Zulkifli AS juga seorang raja. Di waktu malam ia beribadah dan di waktu siang ia berpuasa. Ia juga diangkat menjadi hakim. Tidurnya di waktu malam sangat sedikit sekali. Pada suatu malam, ketika ia hendak pergi tidur ada seorang tamu yang hendak mengganggunya. Mestinya saat itu adalah saat beristirahat bagi Zulkifli, tapi ia melayani tamunya dengan sabar.&lt;br /&gt;"Ada apakah saudara kemari di malam hari?" tanya Zulkifli.&lt;br /&gt;"Hamba seorang musafir, barang-barang hamba dirampok di perjalanan", jawab tamu itu.&lt;br /&gt;"Datanglah besok pagi atau petang hari," kata Zulkifli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun besok paginya orang itu tidak datang, padahal Zulkifli sudah menunggunya di ruang sidang. Petang harinya orang itu juga tidak datang, padahal ia telah menyatakan bersedia untuk datang.&lt;br /&gt;Malam harinya, ketika Zulkifli sedang bersiap-siap untuk tidur, orang itu datang lagi.&lt;br /&gt;"Mengapa waktu sidang dibuka kau tidak datang?" tanya Zulkifli.&lt;br /&gt;"Orang yang merampok saya cerdik Tuanku. Jika waktu sidang dibuka, barang saya dikembalikan, jika sidang hendak ditutup, barang saya dirampasnya lagi", jawab orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, Raja Zulkifli sangat mengantuk. Ia telah berpesan pada penjaga agar menutup semua pintu dan menguncinya. Saat ia hendak membaringkan diri, terdengar suara pintu kamarnya diketuk orang.&lt;br /&gt;"Siapa yang masuk?" tanya Zulkifli pada prajurit penjaganya.&lt;br /&gt;"Tidak ada seorang pun Tuanku", jawab prajurit penjaganya dengan nada heran. Jelas tadi ia mendengar suara pintu diketuk. Lalu diperiksanya sekeliling rumah, ternyata ia menemukan seseorang. Ia merasa heran, jelas semua pintu telah terkunci rapat. Bagaimana orang itu bisa masuk?&lt;br /&gt;"Kau bukan manusia, kau pasti iblis!" kata Zulkifli.&lt;br /&gt;"Ya, aku memang iblis yang ingin menguji kesabaranmu. Ternyata memang benar, kau orang yang dapat memenuhi kesanggupanmu dulu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang demikianlah adanya. Zulkifli adalah Nabi yang sabar, selalu mempergunakan akal sehatnya, tidak pernah marah kepada para tamunya. Dikisahkan bahwa suatu hari terjadi peperangan antara negerinya dengan pemberontak yang durhaka kepada Allah. Raja Zulkifli memerintahkan prajurit dan rakyatnya untuk pergi ke medan juang. Tapi apa yang terjadi? Ternyata rakyatnya takut berperang. Mereka takut mati.&lt;br /&gt;Rakyatnya hanya mau berperang jika Zulkifli mau mendoakan kepada Allah agar Allah menjamin hidup mereka, agar mereka tidak mati. Mendengar itu Zulkifli tidak lantas marah, bahkan ia pun bersedia memenuhi permintaan rakyatnya untuk berdoa kepada Allah. Maka Allah mewahyukan kepadanya, "Aku telah mengetahui permintaan mereka, dan aku mendengar doamu. Semua itu akan Kukabulkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dalam peperangan itu mereka memperoleh kemenangan, dan sesuai janji Allah, tidak satu pun dari mereka yang mati di medan juang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Nabi Zulkifli hanya 2 kali disebut dalam Al Qur'an, yaitu dalam surat Al-Anbiyâ ayat 85 yang artinya: "Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris, dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar." dan surat Sâd ayat 48 yang artinya: "Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik."&lt;br /&gt;14. Syu'aib AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syu'aib adalah salah satu dari 4 nabi bangsa Arab. Tiga nabi lainnya adalah Hud, Saleh, dan Muhammad SAW. Ia seorang nabi yang dijuluki juru pidato karena kecakapan dan kefasihannya dalam berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Syu'aib AS diutus ke tengah kaum Madyan yang tinggal di Ma'an, suatu daerah di pinggir Syam (sekarang Suriah), yang berbatasan dengan Hijjaz dan dekat Danau Luth. Sesuai namanya, bangsa Madyan adalah bangsa Arab yang bernasab dari Madyan bin Ibrahim AS.&lt;br /&gt;Kaum ini menyembah Aikah, yaitu sebidang tanah padang pasir yang ditumbuhi sejumlah pohon.&lt;br /&gt;Dakwah Nabi Syu'aib AS pada kaum Madyan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Madyan terkenal korup dan menjalankan praktek-praktek perdagangan yang curang. Mereka menggunakan alat ukur yang besar kalau membeli dan menggunakan alat ukur yang kecil kalau menjual, sehingga kekayaan bertumpuk pada segelintir orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi demikian, Nabi Syu'aib AS memperingatkan kaumnya agar meninggalkan praktek-praktek yang curang itu, tetapi ia ditanggapi dengan kasar, bahkan mereka mengancam akan menyiksa dan merajamnya jika ia tidak mau menghentikan dakwahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Nabi Syu'aib AS dan pengikutnya pindah ke negeri lain, karena penduduk Madyan sudah tidak bisa diharapkan lagi. Beberapa saat setelah Nabi Syu'aib dan pengikutnya pergi, tiba-tiba penduduk Madyan dikejutkan oleh adanya gempa maha dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan.&lt;br /&gt;Berdakwah pada kaum Ashabul Aikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Syu'aib dan pengikutnya pindah ke negeri Aikah sesuai petunjuk Allah SWT yang memang menugaskannya berdakwah disana. Ternyata penduduk Aikah juga sama durhakanya dengan penduduk Madyan. Mereka menolak ajakan Nabi Syu'aib untuk menyembah Allah. Mereka bahkan mengejek dan menantang Nabi Syu'aib agar mensegerakan azab yang dijanjikan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kedurhakaan mereka ini, akhirnya turunlah azab Allah SWT berupa iklim panas yang membakar dan menyesakkan dada. Dengan sia-sia kaumnya lari kesana-kemari mencari tempat perlindungan.&lt;br /&gt;Saat mereka kebingungan, tiba-tiba muncul segumpal awan hitam. Orang-orang menyangka bahwa itu adalah awan pertolongan. Ketika kaum durhaka itu bernaung di bawahnya, tiba-tiba awan itu mengeluarkan gemuruh yang dahsyat dan menghancurkan mereka semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binasalah kaum yang durhaka itu. Satu pun tak ada yang tersisa. Hanya Nabi Syu'aib AS dan para pengikutnya yang bisa selamat berkat rahmat dan perlindungan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Nabi Syu'aib AS diceritakan dalam surat Asy-Syu'arâ': 176-191, Hûd: 84-95, Al-A'râf: 85-93, dan Al-Hijr: 78-79. &lt;br /&gt;Diposting oleh iwang_q di 2:05 AM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-945425481437146630?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/945425481437146630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/01/kisah-nabi-ayyub-zulkifli-dan-syuaib.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/945425481437146630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/945425481437146630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/01/kisah-nabi-ayyub-zulkifli-dan-syuaib.html' title='kisah Nabi Ayyub, Zulkifli, dan Syua&apos;ib'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-8975462923081627699</id><published>2010-01-31T20:00:00.000-08:00</published><updated>2010-01-31T20:07:51.447-08:00</updated><title type='text'>Syarat-Syarat Sah Sholat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;1. Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lawannya adalah kafir. Orang kafir amalannya tertolak walaupun dia banyak mengamalkan apa saja, dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla, “Tidaklah pantas bagi orang-orang musyrik untuk memakmurkan masjid-masjid Allah padahal mereka menyaksikan atas diri mereka kekafiran. Mereka itu, amal-amalnya telah runtuh dan di dalam nerakalah mereka akan kekal.” (At-Taubah:17)&lt;br /&gt;Dan firman Allah ‘azza wa jalla, “Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.” (Al-Furqan:23)&lt;br /&gt;Shalat tidak akan diterima selain dari seorang muslim, dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla, “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Aali ‘Imraan:85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Berakal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lawannya adalah gila. Orang gila terangkat darinya pena (tidak dihisab amalannya) hingga dia sadar, dalilnya sabda Rasulullah,  ”Diangkat pena dari tiga orang: 1. Orang tidur hingga dia bangun, 2. Orang gila hingga dia sadar, 3. Anak-anak sampai ia baligh.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa-i, dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Tamyiz&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yaitu anak-anak yang sudah dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk, dimulai dari umur sekitar tujuh tahun. Jika sudah berumur tujuh tahun maka mereka diperintahkan untuk melaksanakan shalat, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,   “Perintahkanlah anak-anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka ketika berumur sepuluh tahun (jika mereka enggan untuk shalat) dan pisahkanlah mereka di tempat-tempat tidur mereka masing-masing.” (HR. Al-Hakim, Al-Imam Ahmad dan Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Menghilangkan Hadats (Thaharah)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hadats ada dua: hadats akbar (hadats besar) seperti janabat dan haidh, dihilangkan dengan mandi (yakni mandi janabah), dan hadats ashghar (hadats kecil) seperti buang air besar, air kecil atau buang angin, dihilangkan dengan wudhu`, sesuai sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci.” (HR. Muslim dan selainnya)&lt;br /&gt;Dan sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Allah tidak akan menerima shalat orang yang berhadats hingga dia berwudlu`.” (Muttafaqun ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Menghilangkan Najis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menghilangkan najis dari tiga hal: badan, pakaian dan tanah (lantai tempat shalat), dalilnya firman Allah ‘azza wa jalla, “Dan pakaianmu, maka sucikanlah.” (Al-Muddatstsir:4)&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,   ”Bersucilah dari kencing, sebab kebanyakan adzab kubur disebabkan olehnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Menutup Aurat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menutupnya dengan apa yang tidak menampakkan kulit (dan bentuk tubuh), berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Allah tidak akan menerima shalat wanita yang telah haidh (yakni yang telah baligh) kecuali dengan khimar (pakaian yang menutup seluruh tubuh, seperti mukenah).” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;Para ulama sepakat atas batalnya orang yang shalat dalam keadaan terbuka auratnya padahal dia mampu mendapatkan penutup aurat. Batas aurat laki-laki dan budak wanita ialah dari pusar hingga ke lutut, sedangkan wanita merdeka maka seluruh tubuhnya aurat selain wajahnya selama tidak ada ajnaby (orang yang bukan mahramnya) yang melihatnya, namun jika ada ajnaby maka sudah tentu wajib atasnya menutup wajah juga.&lt;br /&gt;Di antara yang menunjukkan tentang mentutup aurat ialah hadits Salamah bin Al-Akwa` radhiyallahu ‘anhu, “Kancinglah ia (baju) walau dengan duri.”&lt;br /&gt;Dan firman Allah ‘azza wa jalla, “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid.” (Al-A’raaf:31) Yakni tatkala shalat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Masuk Waktunya Sholat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalil dari As-Sunnah ialah hadits Jibril ‘alaihis salam bahwa dia mengimami Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di awal waktu dan di akhir waktu (esok harinya), lalu dia berkata: “Wahai Muhammad, shalat itu antara dua waktu ini.”&lt;br /&gt;Dan firman Allah ‘azza wa jalla, “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa`:103)&lt;br /&gt;Artinya diwajibkan dalam waktu-waktu yang telah tertentu. Dalil tentang waktu-waktu itu adalah firman Allah ‘azza wa jalla, “Dirikanlah shalat dari sesudah tergelincirnya matahari sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Al-Israa`:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Menghadap Kiblat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalilnya firman Allah, “Sungguh Kami melihat wajahmu sering menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil-Haram, dan di mana saja kalian berada maka palingkanlah wajah kalian ke arahnya.” (Al-Baqarah:144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Niat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tempat niat ialah di dalam hati, sedangkan melafazhkannya adalah bid’ah (karena tidak ada dalilnya). Dalil wajibnya niat adalah hadits yang masyhur, “Sesungguhnya amal-amal itu didasari oleh niat dan sesungguhnya setiap orang akan diberi (balasan) sesuai niatnya.” (Muttafaqun ‘alaih dari ‘Umar Ibnul Khaththab)&lt;br /&gt;Sumber artikel :  Asy-Syaikh Ibnu Baaz dengan susunan Muhammad bin ‘Ali Al-Arfaj.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-8975462923081627699?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/8975462923081627699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/01/syarat-syarat-sah-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/8975462923081627699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/8975462923081627699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2010/01/syarat-syarat-sah-sholat.html' title='&lt;strong&gt;Syarat-Syarat Sah Sholat&lt;/strong&gt;'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-6351795394353375277</id><published>2009-09-28T19:17:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T19:18:15.590-07:00</updated><title type='text'>Pos Indonesia Photo Contest 2009</title><content type='html'>TEMA LOMBA FOTO&lt;br /&gt;“MELESTARIKAN WARISAN BANGSA YANG TERLUPAKAN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEADLINE : SELASA, 1 DESEMBER 2009 (CAP POS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek Foto merupakan aktivitas manusia dalam menghasilkan karya seni dan budaya sehingga mampu menjadi warisan bangsa. Dengan harapan bahwa warisan bangsa tersebut dapat meningkatkan citra dan kecintaan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HADIAH LOMBA FOTO&lt;br /&gt;Juara I : Trofi &amp; Uang Tunai Rp 13.000.000,-&lt;br /&gt;Juara II : Trofi &amp; Uang Tunai Rp 9.000.000,-&lt;br /&gt;Juara III : Trofi &amp; Uang Tunai Rp 6.500.000,-&lt;br /&gt;Juara Harapan : Trofi &amp; Uang Tunai @ Rp 2.000.000,- (3 orang) Nominasi : Trofi &amp; Uang Tunai @ Rp 1.500.000,- (7 orang)&lt;br /&gt;Pajak Hadiah ditanggung Pemenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU KEGIATAN&lt;br /&gt;Batas Akhir Pengumpulan Foto : Selasa, 1 Desember 2009&lt;br /&gt;Penjurian Lomba Foto : Jumat, 11 Desember 2009&lt;br /&gt;Pengumuman Pemenang : Minggu, 13 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REGULASI POS INDONESIA PHOTO CONTEST 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Lomba foto terbuka untuk masyarakat umum di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;    * Jumlah foto yang dikirimkan oleh masing-masing peserta bebas dengan ukuran sisi terpanjang minimal 25 cm dan maksimal 30 cm dan sisi pendeknya mengikuti komposisi yang dipilih oleh masing-masing pemotret.&lt;br /&gt;    * Warna foto bebas &amp; olah digital diperbolehkan kecuali menambah atau mengurangi unsur gambar dalam sebuah foto.&lt;br /&gt;    * Foto dikirimkan beserta soft copy dalam bentuk cd (low res) dan dibalik fotonya ditempel kertas yang berisi keterangan tentang: judul foto, deskripsi foto, nama, alamat lengkap, nomor telepon &amp; alamat email.&lt;br /&gt;    * Seluruh foto yang masuk menjadi dokumen PT Pos Indonesia. Hak cipta foto tetap menjadi milik fotografer. Foto pemenang lomba dapat digunakan oleh PT Pos Indonesia untuk kepentingan promosi dan publikasi.&lt;br /&gt;    * Peserta yang menjadi pemenang lomba foto wajib menyerahkan surat pernyataan fotografer/pemotret mengenai pertanggung-jawaban hasil karya foto.&lt;br /&gt;    * Para pemenang lomba foto wajib menyerahkan hasil karyanya dalam bentuk CD (file Hi-Res) sebelum penyerahan hadiah.&lt;br /&gt;    * Keputusan Dewan Juri mutlak, sah &amp; tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya peserta dikirimkan kedalam amplop tertutup dan dibelakang amplop wajib dicantumkan nama, alamat, nomor hp &amp; email untuk kepentingan konfirmasi penerimaan kepada peserta. Pengiriman foto wajib melalui Jasa Layanan Pos Indonesia yang ditujukan kepada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANITIA POS INDONESIA PHOTO CONTEST 2009&lt;br /&gt;PO BOX 40000 2009&lt;br /&gt;Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keterangan lebih lanjut dapat dilihat di www.posindonesia.co.id &amp; www.fotografibergerak.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-6351795394353375277?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/6351795394353375277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/09/pos-indonesia-photo-contest-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6351795394353375277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6351795394353375277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/09/pos-indonesia-photo-contest-2009.html' title='Pos Indonesia Photo Contest 2009'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-8475453850084943716</id><published>2009-05-27T02:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T02:39:48.040-07:00</updated><title type='text'>LOMBA FOTO EKSOTIKA JEMBATAN AMPERA UNTUK PERANGKO NASIONAL</title><content type='html'>Dodi Cyber Community dalam rangka gerakan DUKUNGAN JEMBATAN AMPERA UNTUK PERANGKO NASIONAL, mengadakan lomba foto jembatan ampera dengan tema&lt;br /&gt;“EKSOTIKA JEMBATAN AMPERA UNTUK PERANGKO NASIONAL“.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kategori lomba:&lt;br /&gt;1. Foto jembatan ampera siang hari ( 06.00 - 18.00 Wib ) &lt;br /&gt;o Kelas kamera handphone (vga - 5 mp)&lt;br /&gt;o Kelas kamera saku&lt;br /&gt;o Kelas kamera professional&lt;br /&gt;2. Foto jembatan ampera malam hari (18.00 - 05.59 Wib) &lt;br /&gt;o Kelas kamera handphone (vga - 5 mp)&lt;br /&gt;o Kelas kamera saku (kamera digital biasa).&lt;br /&gt;o Kelas kamera professional (slr dan sejenisnya).&lt;br /&gt;Hadiah:&lt;br /&gt;• Foto terbaik kategori foto siang hari kelas kamera hp&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 500.000,-&lt;br /&gt;• Foto terbaik kategori foto malam hari kelas kamera hp&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 500.000,-&lt;br /&gt;• Foto terbaik kategori foto siang hari kelas kamera saku&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;• Foto terbaik kategori foto malam hari kelas kamera saku&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;• Foto terbaik kategori foto siang hari kelas kamera professional&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 1.500.000,-&lt;br /&gt;• Foto terbaik kategori foto malam hari kelas kamera professional&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 1.500.000,-&lt;br /&gt;• Dan satu foto terbaik pilihan masyarakat&lt;br /&gt;tabungan senilai rp. 750.000,-&lt;br /&gt;Cara pendaftaran:&lt;br /&gt;1. Pendaftaran &amp; pengambilan formulir dibuka mulai tanggal 27 mei 2009 - 2 juni 2009.&lt;br /&gt;Di Warung Baca Dodi&lt;br /&gt;ruko toko buku anggrek lt. Ii&lt;br /&gt;jl. Jend. Sudirman Palembang&lt;br /&gt;2. Biaya pendaftaran: &lt;br /&gt;o Kategori siang/malam, kelas kamera handphone : rp. 10.000,-&lt;br /&gt;o Kategori siang/malam, kelas kamera saku : rp. 15.000,-&lt;br /&gt;o Kategori siang/malam, kelas kamera professional : rp. 20.000,-&lt;br /&gt;o 75% Biaya pendaftaran akan disumbangkan ke Dodi Reza Foundation, untuk membiayai kegiatan sosial Dodi Cyber Community, Dodi Reza Adventure Team, dan pengembangan Warung Baca Dodi.&lt;br /&gt;3. Foto yang akan diikutkan dilomba dicetak: &lt;br /&gt;o Kelas kamera handphone ukuran 3 r sebanyak 3 lembar.&lt;br /&gt;o Kelas kamera saku ukuran 5 r sebanyak 3 lembar.&lt;br /&gt;o Kelas kamera proffessional ukuran 10 r sebanyak 3 lembar.&lt;br /&gt;4. File foto asli dan versi editingnya dimasukkan ke dalam CD.&lt;br /&gt;5. Cetakan foto, cd file foto, dan formulir pendaftaran dimasukkan kedalam amplop. Dan dikirim ke:&lt;br /&gt;Sekretariat Panitia Lomba Foto Eksotika Jembatan Ampera:&lt;br /&gt;Jl. Hangjebat no. 11 Palembang.&lt;br /&gt;Paling lambat diterima panitia tanggal 3 juni 2009 (cap pos).&lt;br /&gt;6. Proses penjurian akan dilakukan 7 juni 2009 di Griya Agung, mulai pukul 09.00 - selesai.&lt;br /&gt;7. Foto yang keluar sebagai foto terbaik dalam setiap kategori dan kelas akan dilampirkan pada gerakan dukung jembatan ampera untuk perangko nasional.&lt;br /&gt;8. Foto yang dilombakan sepenuhnya hak milik panitia.&lt;br /&gt;Informasi dan pertanyaan silahkan email ke: lomba@dodireza.com&lt;br /&gt;PANITIA LOMBA FOTO EKSOTIKA JEMBATAN AMPERA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber  : http://www.dodireza.com/lomba-foto-eksotika-jembatan-ampera-untuk-perangko-nasional.html&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-8475453850084943716?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/8475453850084943716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/05/lomba-foto-eksotika-jembatan-ampera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/8475453850084943716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/8475453850084943716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/05/lomba-foto-eksotika-jembatan-ampera.html' title='LOMBA FOTO EKSOTIKA JEMBATAN AMPERA UNTUK PERANGKO NASIONAL'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-9031772240304942767</id><published>2009-05-16T00:56:00.001-07:00</published><updated>2009-05-16T00:56:50.125-07:00</updated><title type='text'>Lowongan Kerja di PT Kereta Api Regional Sumatera Selatan (Sumsel) – Palembang (Exp : 20 Mei 2009)</title><content type='html'>PT Kereta Api (Persero) Divisi Regional III Sumatera Selatan membutuhkan tenaga kerja untuk menjadi Tenaga Operasional dan Pemeliharaan Sarana Kereta Api :&lt;br /&gt;Kriteria Pelamar sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Persyaratan Umum (Kriteria Umum)&lt;br /&gt;- Warga Negara Indonesia&lt;br /&gt;- Laki laki, usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun pada Mei 2009&lt;br /&gt;- Nilai Ijazah/STTB rata-rata minimal 6 (enam)&lt;br /&gt;- Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Divisi Regional III Sumatera Selatan&lt;br /&gt;- Berkelakuan Baik&lt;br /&gt;- Sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamatadan tidak buta warna dengan tinggi badan minimal 160 cm, berat badan proporsional&lt;br /&gt;b. Persyaratan khusus (Kriteria khusus)&lt;br /&gt;1. PPKA, Kondektur, Juru Langsir, Juru Rumah Sinyal (Ijazah SMA IPA/IPS-SMK/Ekonomi)&lt;br /&gt;2. Masinis, Schowing, Pelayan Rem, PLKA, Teknisi KA/Runner AC (Ijazah SMK Mesin/Automotif/Listrik/Elektro)&lt;br /&gt;Tata cara pengajuan lamaran untuk :&lt;br /&gt;- PPKA, Kondektur, Juru Langsir, dan Juru Rumah Sinyal (Map Warna Merah)&lt;br /&gt;- Masinis, Schowing, Pelayan Rem, PLKA, Teknisi KA/ Runner AC (Map warna biru)&lt;br /&gt;Persyaratan Lamaran (Lampiran lamaran) :&lt;br /&gt;1. Surat lamaran ditulis tangan dengan bermaterai Rp 6.000,- yang ditujukan kepada :&lt;br /&gt;EXECUTIVE VICE PRESIDENT DIVRE III SS&lt;br /&gt;PT. KERETA API (Persero)&lt;br /&gt;Jl. Jend. Ahmad Yani No. 541/13 Ulu Plaju PALEMBANG&lt;br /&gt;Alamat pelamar dicantumkan nomor telepon rumah/HP yang dapat dihubungi.&lt;br /&gt;2. Fotokopi KTP yang masih berlaku&lt;br /&gt;3. Fotokopi ijazah dan nilai/STTB (daftar nilai) yang dilegalisir&lt;br /&gt;4. Asli Surat Keterangan Berbadan Sehat jasmani dan rohani dari dokter Pemerintah&lt;br /&gt;5. Asli Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Kepolisian yang masih berlaku.&lt;br /&gt;6. Surat pernyataan diatas materai Rp 6.000,- ditandatangani, bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Divre III Sumatera Selatan dan bersedia menerima penugasan yang ditetapkan perusahan.&lt;br /&gt;7. Fotokopi Kartu/Bentuk Pencari Kerja (ak. 1 kartu kuning) dari Depnaker&lt;br /&gt;8. Pas photo berwarna terbaru ukuran 4×6 cm (6 lembar)&lt;br /&gt;- Pelaksanan seleksi dilaksanakan di dua tempat: Palembang dan Bandar Lampung (Tanjungkarang) dan bagi pelamar yang akan mengikuti seleksi diwajibkan mencantumkan tempat seleksi yang diinginkan dalam surat lamaran di sudut kanan atas.&lt;br /&gt;- Berkas lamaran dikirim dalam amplop tertutup via pos menggunakan layanan “POS KILAT KHUSUS” ke: PO.BOX 3132 Palembang Kode Pos 3000&lt;br /&gt;- Lamaran ditutup tanggal 20 Mei 2009 Cap Pos dan Panitia terakhir mengambil berkas lamaran dari PO.BOX/ Kantor Pos, tanggal 21 Mei 2009 pukul 16.00.&lt;br /&gt;- Berkas lamaran yang tidak terpanggil menjadi milik Dinas PT KA (Persero)&lt;br /&gt;- Pelamar yang memenuhi persyaratan/kriteria akan dipanggil via pos untuk mengikuti seleksi tes tahap satu sesuai dengan hasil rangking dari nilai rata-rata tertinggi sampai terendah dengan jumlah peserta tes yang ditentukan 8 (delapan) kali formasi tiap jenis tugas.&lt;br /&gt;- Pelamar yang tidak memenuhi syarat tidak diberi surat pemberitahuan via pos/ tidak dipanggil berarti tidak memenuhi persyaratan administrasi.&lt;br /&gt;- Proses seleksi tidak dipungut biaya apapun.&lt;br /&gt;- Keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;PANITIA PENERIMAAN PEGAWAI BARU TAHUN 2009&lt;br /&gt;PT. KERETA API (PERSERO)&lt;br /&gt;DIVISI REGIONAL III SUMSEL PALEMBANG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-9031772240304942767?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/9031772240304942767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/05/lowongan-kerja-di-pt-kereta-api.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/9031772240304942767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/9031772240304942767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/05/lowongan-kerja-di-pt-kereta-api.html' title='Lowongan Kerja di PT Kereta Api Regional Sumatera Selatan (Sumsel) – Palembang (Exp : 20 Mei 2009)'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-3286015168252113285</id><published>2009-05-11T20:08:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T20:12:31.724-07:00</updated><title type='text'>Pusri Buka Lowongan Kerja!!!</title><content type='html'>PALEMBANG, SENIN - PT Pupuk Sriwijaya tahun ini menerima 275 karyawan baru dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SMA sederajat, Diploma Tiga (DIII), dan Strata Satu (S1). Pendaftaran berlangsung 15-16 Mei di Pusat Pelayanan Jasa Ketenagakerjaan (PPJK) Universitas Sriwijaya (Unsri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur PT Pusri Dadang Heru Qodri menjelaskan, penerimaan tersebut terdiri dari SMA sederajat sebanyak 142 orang, tingkat pendidikan D3 berjumlah 77 orang, sedangkan tingkat pendidikan S1 berjumlah 56 orang. Penerimana karyawan baru tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, hal ini disebabkan banyak karyawan Pusri yang memasuki masa pensiun.&lt;br /&gt;"Penerimaan ini benar-benar bersih, karena kami menggunakan jasa independen yakni PPJK Unsri. Lokasi tes akan dibagi dalam dua region yakni Sumatera dan luar Sumatera," tutur Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sripoku.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-3286015168252113285?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/3286015168252113285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/05/pusri-buka-lowongan-kerja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/3286015168252113285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/3286015168252113285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/05/pusri-buka-lowongan-kerja.html' title='Pusri Buka Lowongan Kerja!!!'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-7181586044314374595</id><published>2009-04-23T03:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-23T03:16:37.584-07:00</updated><title type='text'>LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2009)</title><content type='html'>Total Hadiah Senilai Rp 80 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA&lt;br /&gt;Kembali menyelenggarakan:&lt;br /&gt;LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2009) Memperebutkan:&lt;br /&gt;LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD&lt;br /&gt;Total Hadiah Senilai Rp 80 Juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Peserta: Terdiri dari 3 (tiga) kategori : Pelajar SLTP, SLTA dan Mahasiswa/Guru/Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-Syarat Lomba:&lt;br /&gt;1.Lomba terbuka untuk Pelajar SLTP (Kategori A), Pelajar SLTA (Kategori B) dan Mahasiswa/Guru/Umum (Kategori C) dari seluruh Indonesia atau yang sedang studi/dinas di luar negeri&lt;br /&gt;2.Lomba dibuka tanggal 10 Mei 2009 dan ditutup tanggal 3 Oktober 2009&lt;br /&gt;3.Tema cerita: Dunia remaja dan segala aspeknya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, harapan, kegagalan, cita-cita, penderitaan, maupun kekecewaan)&lt;br /&gt;4.Judul bebas, tetapi mengacu pada Butir 3&lt;br /&gt;5.Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) judul&lt;br /&gt;6.Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang benar, indah (literer) dan komunikatif serta bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Ketentuan naskah:&lt;br /&gt;a.Ditulis di atas kertas ukuran kuarto (A-4), ditik berjarak 1,5 spasi, font 12 (huruf Times New Roman), margin kiri kanan rata (justified) maksimal 5Cm&lt;br /&gt;b.Panjang naskah antara 6 – 10 halaman, disertai: sinopsis, biodata dan foto pengarang, foto copy indentitas (pilih salah satu: KTP/Paspor/SIM/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa) yang masih berlaku&lt;br /&gt;c.Naskah yang dilombakan dicetak/diprint-out masing-masing judul 3 (tiga) rangkap disertai file dalam bentuk CD&lt;br /&gt;d.Naskah yang dilombakan per judul dilampiri 1 (satu) kemasan LIP ICE jenis apa saja atau 1 (satu) segel pengaman SELSUN.&lt;br /&gt;e.Naskah yang dilombakan beserta lampirannya (perhatikan ketentuian Butir 7b, 7c dan 7d) dimasukkan ke dalam amplop tertutup/dilem, cantumkan Kategori Peserta pada kanan atas permukaan amplop dan dikirimkan ke Panitia LMCR-2009 LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD – Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau Sentul City, Bogor 16810 – Jawa Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Hasil lomba diumumkan 31 Oktober 2009 melalui website www.rayakultura.net dan www.rohto.co.id&lt;br /&gt;9.Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat&lt;br /&gt;10.Naskah yang dilombakan menjadi milik PT ROHTO, hak cipta milik pengarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Lomba&lt;br /&gt;Masing-masing kategori: Pemenang I, II, III, 5 (Lima)&lt;br /&gt;Pemenang Harapan Utama, 10 (Sepuluh) Pemenang&lt;br /&gt;Harapan, dan Pemenang Karya Favorit jumlahnya ditentukan kemudian (jika ada/layak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah Untuk Pemenang&lt;br /&gt;Kategori A (Pelajar SLTP)&lt;br /&gt;•Pemenang I: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD; Pemenang II: Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN; Pemenang III: Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Untuk 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN dan Bingkisan&lt;br /&gt;•Hadiah untuk sekolah Pemenang I, II dan III masing-masing memperoleh satu unit televisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori B (Pelajar SLTA)&lt;br /&gt;•Pemenang I: Uang Tunai Rp 5.000.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD; Pemenang II: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN; Pemenang III: Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat hadiah Piagam LIP ICE-SELSUN dan Bingkisan&lt;br /&gt;•Hadiah untuk sekolah Pemenang I, II dan III masing-masing memperoleh satu unit televisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori C (Mahasiswa/Guru/Umum)&lt;br /&gt;•Pemenang I: Uang Tunai Rp 7.500.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD; Pemenang II: Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN; Pemenang III:Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.500.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN dan Bingkisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: •Hadiah untuk Pemenang Karya Favorit (jika ada) memperoleh Piagam LIP ICE-SELSUN&lt;br /&gt;•Semua pemenang mendapat hadiah ekstra 1 (satu) Buku Kumpulan Cerpen Pemenang LMCR-2009&lt;br /&gt;•Pajak hadiah para pemenang ditanggung oleh PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA&lt;br /&gt;•Informasi lebih lanjut e-mail ke: lmcr.2009@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia LMCR-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dra. Naning Pranoto, MA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.rayakultura.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-7181586044314374595?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/7181586044314374595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/04/lomba-menulis-cerpen-remaja-lmcr-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/7181586044314374595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/7181586044314374595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/04/lomba-menulis-cerpen-remaja-lmcr-2009.html' title='LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2009)'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-6271308509289207220</id><published>2009-04-05T20:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T20:14:34.675-07:00</updated><title type='text'>LOMBA PENULISAN CERPEN</title><content type='html'>Memperingati 97 Tahun Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, bekerjasama dengan Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSar MaLam), kami mengundang masyarakat umum, terutama para pecinta sastra, untuk mengikuti Lomba Penulisan Cerita Pendek (Cerpen). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai asuransi tertua dan terbesar di Indonesia, Bumiputera dikenal peduli terhadap pengembangan kreativitas masyarakat yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan lomba penulisan setiap tahunnya, termasuk menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru dan Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia. Sedangkan PaSar MaLam dikenal dengan kegiatannya seperti Sastra Reboan yang digulirkan secara rutin setiap hari Rabu akhir bulan di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Sosial, Human Interest" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Persyaratan Peserta&lt;/span&gt; : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Masyarakat umum, warga negara Indonesia. &lt;br /&gt;2. Peserta boleh menggunakan nama samaran (namun nama asli tetap dicantumkan di daftar riwayat hidup). &lt;br /&gt;3. Melampirkan daftar riwayat hidup, (termasuk alamat lengkap, nomor telepon, dan e-mail). &lt;br /&gt;4. Lomba ini tertutup bagi pegawai tetap (organik) AJB Bumiputera 1912. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketentuan Lomba&lt;/span&gt; : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cerpen harus memiliki nilai manfaat bagi pengembangan pengetahuan, khususnya pengetahuan tentang asuransi; &lt;br /&gt;2. Cerpen tidak mengandung SARA. &lt;br /&gt;3. Bentuk tulisan dengan gaya bahasa yang cair, kreatif, dan tidak dalam bentuk makalah ilmiah. &lt;br /&gt;4. Setiap karya wajib menyebutkan kata "asuransi" dan "AJB Bumiputera 1912" sedikitnya satu kali. &lt;br /&gt;5. Panjang cerpen maksimum 15.000 karakter, disajikan dalam teks Times New Romans, 1,5 spasi, dengan font 12. &lt;br /&gt;6. Cerpen harus asli, bukan saduran atau terjemahan; &lt;br /&gt;7. Cerpen belum pernah/tidak sedang diikutkan dalam lomba penulisan lainnya dan belum pernah dipublikasikan di media apapun; &lt;br /&gt;8. Cerpen ditunggu paling lambat tanggal 30 Juni 2009 pukul 24:00 (untuk email) dan berdasarkan cap pos untuk pengiriman melalui pos. &lt;br /&gt;9. Cerpen yang menjadi pemenang akan dimuat di majalah "bumiputeranews" (hadiah sudah termasuk honorarium pemuatan); &lt;br /&gt;10. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat. &lt;br /&gt;11. Pengumuman pemenang lomba penulisan akan dilakukan pada bulan Agustus 2009 di website AJB Bumiputera 1912 di http://www.bumiputera.com/ dan website panitia di http://www.bumiputeramenulis.com/ &lt;br /&gt;12. Penyerahan hadiah dilaksanakan pada akhir Agustus 2009, yang tempat dan waktunya akan diberitahukan kepada para pemenang. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tata Cara Pengiriman Cerpen : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Peserta lomba dapat menulis lebih dari satu cerpen; &lt;br /&gt;2. Cerpen dikirim melalui email ke komunikasi@bumiputera.com atau bila dalam bentuk hardcopy melalui pos ke alamat: Departemen Komunikasi Perusahaan, AJB Bumiputera 1912, Wisma Bumiputera Lantai 19, Jl. Jend. Sudirman Kav 75, Jakarta 12910 &lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut hubungi Bumiputera : &lt;br /&gt;Telp. 021-5224565; Faks. 021-5224566 Email : komunikasi@bumiputera.com &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Hadiah&lt;/span&gt; : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Juara I : Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) dan piagam penghargaan. &lt;br /&gt;2. Juara II : Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) dan piagam penghargaan. &lt;br /&gt;3. Juara III : Rp. 3.000.000,- (Tiga juta rupiah) dan piagam penghargaan. &lt;br /&gt;4. Juara Harapan sebanyak 5 orang masing-masing sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu juta rupiah). &lt;br /&gt;5. Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;http://www.bumiputera.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-6271308509289207220?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/6271308509289207220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/04/lomba-penulisan-cerpen_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6271308509289207220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6271308509289207220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/04/lomba-penulisan-cerpen_05.html' title='LOMBA PENULISAN CERPEN'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-2182772789361703488</id><published>2009-04-05T20:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T20:10:49.362-07:00</updated><title type='text'>LOMBA PENULISAN ESAI</title><content type='html'>Memperingati 97 Tahun Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, bekerjasama dengan Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSar MaLam), kami mengundang masyarakat umum, terutama para pecinta sastra, untuk mengikuti: Lomba Penulisan Esai.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai asuransi tertua dan terbesar di Indonesia, Bumiputera dikenal peduli terhadap pengembangan kreativitas masyarakat yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan lomba penulisan setiap tahunnya, termasuk menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru dan Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia. Sedangkan PaSar MaLam dikenal dengan kegiatannya seperti Sastra Reboan yang digulirkan secara rutin setiap hari Rabu akhir bulan di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Asuransi dan Saya" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Peserta : &lt;br /&gt;1. Para blogger di seluruh Indonesia; &lt;br /&gt;2. Memiliki blog pribadi selama minimal 3 bulan per Maret 2009; &lt;br /&gt;3. Melampirkan daftar riwayat hidup, (termasuk alamat lengkap, nomor telepon, dan e-mail). &lt;br /&gt;4. Lomba ini tertutup bagi pegawai tetap (organik) AJB Bumiputera 1912. &lt;br /&gt;Pelaksanaan Lomba : &lt;br /&gt;1. Esai ditulis di masing-masing blog pada periode April   Juni 2009. &lt;br /&gt;2. Alamat blog (URL) yang memuat artikel tersebut dikirimkan via email ke pihak panitia (Bumiputera): komunikasi@bumiputera.com. &lt;br /&gt;3. Tulisan tersebut akan diunduh oleh Pantiia, dan kemudian akan dilakukan penilaian oleh Dewan Juri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan Lomba : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Esai harus memiliki nilai manfaat bagi pengembangan pengetahuan masyarakat, khususnya pengetahuan tentang asuransi; &lt;br /&gt;2. Setiap karya wajib menyebutkan kata "AJB Bumiputera 1912" sedikitnya satu kali. &lt;br /&gt;3. Bentuk tulisan berupa esai dengan gaya bahasa yang cair, kreatif, dan tidak dalam bentuk makalah ilmiah. &lt;br /&gt;4. Esai harus asli, bukan saduran atau terjemahan; &lt;br /&gt;5. Esai belum pernah/tidak sedang diikutkan dalam lomba penulisan lainnya dan belum pernah dipublikasikan di media apapun; &lt;br /&gt;6. Tulisan tidak mengandung SARA. &lt;br /&gt;7. Esai yang menjadi pemenang akan dimuat di majalah "bumiputeranews" (hadiah sudah termasuk honorarium pemuatan); &lt;br /&gt;8. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat. &lt;br /&gt;9. Pengumuman pemenang lomba penulisan akan dilakukan pada bulan Agustus 2009 di website AJB Bumiputera 1912 di http://www.bumiputera.com/ dan website panitia di http://www.bumiputeramenulis.com/ &lt;br /&gt;10. Penyerahan hadiah dilaksanakan pada akhir Agustus 2009, yang tempat dan waktunya akan diberitahukan kepada para pemenang. &lt;br /&gt;Tata Cara Pengiriman Esai : &lt;br /&gt;1. Peserta lomba dapat menulis lebih dari satu esai; &lt;br /&gt;2. Panjang tulisan tidak dilakukan pembatasan. &lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut hubungi Bumiputera : &lt;br /&gt;Telp. 021-5224565; &lt;br /&gt;Faks. 021-5224566 &lt;br /&gt;Email : komunikasi@bumiputera.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah : &lt;br /&gt;1. Juara I : Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) dan piagam penghargaan. &lt;br /&gt;2. Juara II : Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) dan piagam penghargaan. &lt;br /&gt;3. Juara III : Rp. 3.000.000,- (Tiga juta rupiah) dan piagam penghargaan. &lt;br /&gt;4. Juara Harapan sebanyak 5 orang masing-masing sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu juta rupiah). &lt;br /&gt;5. Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunber : http://www.bumiputera.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-2182772789361703488?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/2182772789361703488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/04/lomba-penulisan-esai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/2182772789361703488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/2182772789361703488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/04/lomba-penulisan-esai.html' title='LOMBA PENULISAN ESAI'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-1679928502330680183</id><published>2009-03-27T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T00:21:25.533-07:00</updated><title type='text'>Memilih Pemimpin Pada Pemilu Nanti</title><content type='html'>Oleh Ilham Buchori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu sebentar lagi. Kini, KPU pusat, kota/kabupaten sedang sibuk-sibuknya menata dan menyusun surat-surat suara yang akan dibagikan kepada setiap Tempat Pemilihan Suara alias TPS. Kita sebagai pemilih aktif pada April nanti, tentunya mengharapkan wakil rakyat yang kita pilih nanti dapat membawa Indonesia menjadi negara yang disegani oleh negara lain yang ada di jagat raya ini. Sebab, negara yang dikenal dengan sebutan negara Maritim ini sedang banyak dilanda permasalahan. Dan, tentunya untuk membenahi hal tersebut, membutuhkan energi lebih besar agar benar-benar negara ini terlepas dari kerumitan dan kekacauan. Apalagi bangsa ini sudah cukup lelah mendengar dan malu melihat moral pemimpin bangsa yang ada di ambang batas kritis. Untuk itulah kita harus pandai-pandai memilih pemimpin yang nantinya dapat membawa Indonesia sejajar dengan negara maju lainnya. Adapun tips dari saya, untuk memilih pemimpin&lt;br /&gt;1. Memiliki  iman dan taqwa terhadap Tuhannya&lt;br /&gt;2. Cerdas dalam menangani suatu masalah, mengetahui yang mana yang benar dan yang salah. &lt;br /&gt;3. Memiliki visi jauh ke depan&lt;br /&gt;4. Melindungi hak dan kewajiban rakyat. Bukan itu saja, pemimpin tersebut bisa mendengar aspirasi rakyat dan merealisasikan apabila hal tersebut wajib diterapkan.&lt;br /&gt;5. Memiliki keberanian dalam menegakkan sesuatu. Seperti tokoh idaman saya, Bapak Ir. Soekarno. Tentunya pembaca sekalian mengetahui sosok beliau yang berani dan tegas dalam bertindak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja pada pemilu 2009 ini, Indonesia memperoleh pemimpin yang membawa harapan baru bagi rakyat dan membawa angin segar kancah kepemimpinan ke depan.  Dan terpenting, akhlak dan kepribadiannya tidak melenceng dari UUD 1945, Dasar Negara kita, Pancasila, dan agama yang mereka anut. Amiiiin.(Djarum Black, Black Community)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-1679928502330680183?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/1679928502330680183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/03/memilih-pemimpin-pada-pemilu-nanti_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/1679928502330680183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/1679928502330680183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/03/memilih-pemimpin-pada-pemilu-nanti_27.html' title='Memilih Pemimpin Pada Pemilu Nanti'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-4927070772744880530</id><published>2009-03-27T00:13:00.001-07:00</published><updated>2009-03-27T00:15:11.226-07:00</updated><title type='text'>Kerja Keras Dalam Menggapai Sesuatu</title><content type='html'>Oleh : Ilham Buchori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sekarang Anda pikirkan? Cinta, harta, atau jabatan. Ehm, memang sih semua orang rela berpikir berjam-jam untuk memikirkan semua itu. Tapi, apakah semua itu datang dengan sendirinya? Jawabnya singkat, tidak. Untuk menggapai sesuatu yang diinginkan, pastinya semua orang termasuk saya harus bekerja keras. Betul tidak? Ya jawabannya pasti betullah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras merupakan kegiatan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah sebelum apa yang Anda lakukan bisa terwujud. Dari pengertian tersebut, kita dapat memahami bahwa kerja adalah faktor utama dalam meraih impian. Selain pantang menyerah dan sifat terpuji lainnya. Dengan didasari kerja keras, apapun pekerjaan yang kita lakukan pasti berhasil walau kerikil tajam menghadang. Percayalah.........!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap kerja keras juga harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita contoh negara Jepang. Sebenarnya Jepang adalah negara kecil. Tapi dengan kesungguhan rakyatnya bekerja tanpa mengenal lelah membangun tatanan perekonomian, akhirnya mereka dapat menjadi salah satu negara maju di dunia. Apa kita tidak ingin? Sebenarnya kita ingin, tapi ketika kita hendak bekerja keras, pasti sifat malas selalu datang menghantui. Semoga saja setelah saya membuat artikel ini, perlahan tapi pasti, hati Anda akan tergerak untuk bekerja keras. Yang mana kerja keras itu adalah jalan untuk meretas hidup agar lebih baik.(Blackinnovationawards goes to campus, Black In News)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-4927070772744880530?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/4927070772744880530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/03/kerja-keras-dalam-menggapai-sesuatu_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4927070772744880530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4927070772744880530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/03/kerja-keras-dalam-menggapai-sesuatu_27.html' title='Kerja Keras Dalam Menggapai Sesuatu'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-5798859569061222305</id><published>2009-02-15T22:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-15T23:17:44.684-08:00</updated><title type='text'>Buku Baru</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: lucida grande; font-weight: bold;"&gt;36 Kisah Jatuh Bangun Pengusaha Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/xp/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-6.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/xp/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-7.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/xp/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-9.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/xp/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-10.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="%20%20http://www.maxikom.co.id/books/210.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 100px; height: 167px;" src="http://www.maxikom.co.id/books/210.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengarang : Ilham Buchori&lt;br /&gt;Halaman : 202+vi&lt;br /&gt;Kode Buku : 0901210&lt;br /&gt;Tahun Terbit : 2009&lt;br /&gt;Harga : Rp. 29.500,-&lt;br /&gt;ISBN : 978-979-1398-64-0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini hadir sebagai pendorong Anda untuk mengetahui perjalanan sukses pengusaha Indonesia dalam merintis usaha dari nol. Mereka bukan dari kalangan keluarga pengusaha, namun mereka benar-benar merintis usaha dari nol. Sepak terjang mereka dalam mengarungi dunia usaha memang patut menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kegagalan hingga kesuksesan mereka rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, setelah Anda mengetahuinya, maka Anda akan terinspirasi untuk mencontoh perjuangan dan pengorbanan mereka dalam berkarya. Oleh karena itu, Penulis mengajak Anda sekali lagi untuk mencermati dan mentela’ah kisah ke-36 pengusaha Indonesia agar menjadi daya ungkit Anda dalam merintis usaha bermodalkan karakteristik jiwa pengusaha yang memiliki pribadi unggul dalam segala bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01. Eka Tjipta Widjaja,&lt;br /&gt;Pendiri Sinar Mas Grup&lt;br /&gt;02. Djoenaedi Joesoef,&lt;br /&gt;Pendiri PT Konimex&lt;br /&gt;03. BRA. Mooryati Soedibyo,&lt;br /&gt;Pendiri PT Mustika Ratu&lt;br /&gt;04. Tjio Wie Tay (Haji Masagung),&lt;br /&gt;Pendiri Toko Buku Gunung Agung&lt;br /&gt;05. Sukanto Tanoto,&lt;br /&gt;Raja Pulp dan Kertas Tanah Air&lt;br /&gt;06. Hadi Surya,&lt;br /&gt;Pendiri Berlian Laju Tanker&lt;br /&gt;07 dan seterusnya,&lt;br /&gt;Anda dapat mengakses http://www.maxikom.co.id/gbshow.php?id=210&lt;br /&gt;Ayo segera miliki bukunya! Untuk pembelian atau pemesanan Anda dapat kontak ke alamat berikut ini :&lt;br /&gt;Email : lhmbuchori@gmail.com atau sales@maxikom.co.id&lt;br /&gt;Telp/Hp : 0711-733 6565 /087897232050&lt;br /&gt;Fax : 0711-717598&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-5798859569061222305?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/5798859569061222305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/buku-baru_15.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5798859569061222305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5798859569061222305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/buku-baru_15.html' title='Buku Baru'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-4600679876385470861</id><published>2009-02-11T18:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T18:52:16.854-08:00</updated><title type='text'>Mengingat Kembali Jasa-Jasa Para Pahlawan</title><content type='html'>Oleh : Ilham Buchori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ingat bahwa ada pepatah yang mengatakan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannnya.” Untuk itulah, melalui blog ini saya mengingatkan kepada pembaca sekalian agar kita mengenang jasa atau pengabdiannya terhadap negeri yang dikenal dengan negara agraris ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya kita sebagai penerus bangsa harus menghargai dan menghormati perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Kita lihat di zaman penjajah, banyak rakyat Indonesia yang mengalami kelaparan, kehausan, kekejaman, dan penindasan yang dilakukan oleh penjajah yang tidak memiliki hati nurani itu.&lt;br /&gt;Belum lagi di berbagai wilayah Tanah Air, banyak terjadinya pertumpahan darah. Dengan kerja keras dan kegigihannya, para pahlawan dari belahan wilayah Indonesia, berjuang mati-matian untuk mengusir penjajah dari negeri yang mereka cintai. Mereka rela mengorbankan harta, jiwa, dan raga mereka demi bangsa ini. Kita lihat Jenderal Sudirman rela mengorbankan raganya untuk Tanah Air, walau beliau menderita penyakit, namun ia tetap saja berperang melawan penjajah (Belanda). Bayangkan oleh kita! Beliau sedang  sakit! Tapi kecintaannya terhadap bangsa ini, sangat besar sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka (para pahlawan) tidak memikirkan keluarga, kerabat, handai taulan, bahkan harta mereka. Yang mereka pikir bagaimana caranya negeri ini bisa keluar dari kekejaman, kejahatan, dan penindasan penjajah. Sekarang kita hanya bisa menikmati hasil jerih payah mereka. Kita tidak memikirkan bagaimana perjuangannya mereka melalui sebuah proses panjang, berliku, memeras pikiran dan keringat untuk meraih kebebasan alias kemerdekaan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita mau, bangsa ini dijajah kembali oleh bangsa lain? Tentunya tidak. Kita sebagai generasi penerus, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, pejabat, bahkan rakyat jelata sekalipun hendaknya memanfaatkan moment bersejerah ini dengan cara belajar dengan tekun. Dan apapun bakat yang kita miliki harus kita kembangkan. Adapun tujuan dari itu semua, agar bangsa yang kaya akan sumber daya alam ini dapat menjadi bangsa yang memiliki semangat kebersamaan untuk meraih satu tujuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dari sekarang kita memperbaiki diri masing-masing  agar bangsa ini tidak lagi ditindas dan dijajah oleh penjajah. Pandai-pandailah membawa diri kita agar tidak terjerumus ke jurang kehancuran. Bekali diri kita dengan ilmu dan amal agar bangsa ini menjadi bangsa yang benar-benar yang mengingat  dan mengahrgai  jasa para pahlawannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-4600679876385470861?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/4600679876385470861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/mengingat-kembali-jasa-jasa-para.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4600679876385470861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/4600679876385470861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/mengingat-kembali-jasa-jasa-para.html' title='Mengingat Kembali Jasa-Jasa Para Pahlawan'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-2200840866836857899</id><published>2009-02-11T18:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T18:03:59.120-08:00</updated><title type='text'>Ciptakan Zamrud Khatulistiwa Menjadi Negeri yang Aman, Adil, dan Makmur</title><content type='html'>Adakah orang di dunia ini tidak mau melihat bangsanya menjadi bangsa yang makmur? Tentu tidak. Bagaimana dengan Anda? Pastinya sama, Tentu tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang dulu dikenal sebagai negeri yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah, kini berubah menjadi sebaliknya. Sebenarnya negeri yang dihuni jutaan manusia ini masih meninggali seabrek sumber daya, namun ditangan orang–orang jahil sumber daya itu mereka sulap menjadi pundi-pundi kekayaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan! Berapa banyak sumber minyak di negeri ini, berapa luas nan hijau hutan di negeri ini, berapa banyak hewan dan tumbuhan di laut yang bisa kita manfaatkan. Tapi semua itu, hilang tanpa bekas. Manusia-manusia yang tak tahu dosa itu, hanya asyik mengumpulkan harta mereka. Setelah puas mereka lari. Sedangkan rakyat kecil yang ingin memenuhi kebutuhan hidup hanya mendapat sisa-sisanya saja. Sungguh tragis! Bagaimana negeri ini mau adil dan makmur, jika rakyatnya tidak saling memenuhi satu sama lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sekelumit contoh ketidakadilan yang saya maksudkan. Mari kita bersama-sama membenahi bangsa ini. Ciptakan keadilan di segala bidang agar Indonesia menjadi negeri yang adil dan makmur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-2200840866836857899?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/2200840866836857899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/ciptakan-zamrud-khatulistiwa-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/2200840866836857899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/2200840866836857899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/ciptakan-zamrud-khatulistiwa-menjadi.html' title='Ciptakan Zamrud Khatulistiwa Menjadi Negeri yang Aman, Adil, dan Makmur'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-6009895755100961406</id><published>2009-02-09T18:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T18:59:51.095-08:00</updated><title type='text'>Memberantas Maling-maling Berdasi</title><content type='html'>Pasti istilah ini sangat sering Anda dengar, Maling-maling berdasi atau nama kerennya koruptor. Koruptor sangat meresahkan di negeri ini. Selain menjadi musuh besar di Tanah Air, Koruptor juga harus dihukum setimpal sesuai dengan perbuatannya yang sangat merugikan bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana negeri ini mau maju, jika rakyatnya saja melakukan tindakan yang dapat membuat bangsanya menjadi terpuruk. Untuk inilah saya menghimbau kepada seluruh warga negara Indonesia, ayo! Kita berantas korupsi sampai ke akar-akarnya agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang besar dan selalu berjaya sampai akhir zaman.(Amiin)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-6009895755100961406?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/6009895755100961406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/memberantas-maling-maling-berdasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6009895755100961406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/6009895755100961406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/memberantas-maling-maling-berdasi.html' title='Memberantas Maling-maling Berdasi'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-7392744553911532055</id><published>2009-02-08T23:43:00.001-08:00</published><updated>2009-02-08T23:43:20.898-08:00</updated><title type='text'>Memperbaiki  Moral Bangsa</title><content type='html'>Selain Indonesia terkena imbas krisis global dari dedengkotnya, Amerika Serikat, Indonesia juga kini mengalami krisis moral, baik di kalangan pejabat, anak muda, kaum pelajar, dan lain sebagainya. Hal inilah yang menjadi cermin kita untuk mengatasi masalah ini bersama-sama.  Kita lihat sekarang acara-acara yang ditayangan oleh televisi banyak membahas tentang kejahatan alias kriminalitas. Hampir di pelosok-pelosok daerah banyak terjadinya peristiwa seperti itu.  &lt;br /&gt;Pernah Anda mendengar anak membunuh bapak, atau anak membunuh ibu, atau juga ayah kandung memperkosa anak sendiri. Sungguh keji! Jadi siapa yang bersalah di balik semua ini. Tentunya mereka sendiri. Tapi di sini harus digarisbawahi kejahatan ini terjadi dikarenakan kurangnya moral atau adab seseorang. Sebaiknya pemerintah juga ikut berpartisipasi menanggulangi kejadian seperti ini. Untuk itu, sangat diperlukan perhatian khusus dari pemerintah untuk membuat sebuah lembaga yang nantinya dapat menampung atau menangani keterpukan moral ini.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, saya berharap kepada presiden terpilih nantinya dapat membantu dengan serius dalam membenahi moral bangsa agar terciptanya pendidikan moral, mental, dan karakter bangsa yang dapat menunjang kemajuan bangsa yang kita cintai, Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-7392744553911532055?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/7392744553911532055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/memperbaiki-moral-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/7392744553911532055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/7392744553911532055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/memperbaiki-moral-bangsa.html' title='Memperbaiki  Moral Bangsa'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-3879536672981722948</id><published>2009-02-08T22:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T22:59:31.022-08:00</updated><title type='text'>Aku untuk Negeriku</title><content type='html'>Negeriku Indonesia&lt;br /&gt;Begitu mempesona dipandang mata&lt;br /&gt;Hamparan sawah nan hijau bertaburan&lt;br /&gt;Menghiasi Sabang sampai Merauke&lt;br /&gt;Negeriku Indonesia&lt;br /&gt;Negeri yang elok, permai&lt;br /&gt;Negeri yang dihuni jutaan orang-orang&lt;br /&gt;Negeri yang  makmur&lt;br /&gt;Ya, begitulah sebutan untuk Negeriku Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-3879536672981722948?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/3879536672981722948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/aku-untuk-negeriku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/3879536672981722948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/3879536672981722948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2009/02/aku-untuk-negeriku.html' title='Aku untuk Negeriku'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3110644778187790870.post-5915992767695714367</id><published>2008-11-21T01:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-21T01:29:42.083-08:00</updated><title type='text'>BUKU</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3" align="left" width="85%" height="50"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Membuka Usaha untuk Orang Awam&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;          &lt;td width="5%"&gt;          &lt;a href="http://maxikom.co.id/deteksi.php?id=197&amp;amp;status_cetak=TC&amp;amp;deteksi="&gt;&lt;img src="http://maxikom.co.id/images/topnav-cart.gif" title="Beli Buku" border="0" width="19" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;/td&gt;          &lt;td width="5%"&gt;          &lt;a href="http://maxikom.co.id/showguest2.php?id=197"&gt;&lt;img src="http://maxikom.co.id/images/profile_sm.gif" title="Pendapat tentang buku ini" border="0" width="16" height="16" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;/td&gt;          &lt;td width="5%"&gt;          &lt;a href="http://maxikom.co.id/email_teman.php?id=197"&gt;&lt;img src="http://maxikom.co.id/images/on.gif" title="Kirim info ke teman" border="0" width="20" height="20" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;table&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td align="center" valign="top" width="10%"&gt;&lt;img style="width: 100px; height: 193px;" src="http://maxikom.co.id/books/197.gif" /&gt;&lt;/td&gt;      &lt;td&gt;&lt;table&gt;        &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td&gt;      &lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Ilham Buchori&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;     &lt;td width="400"&gt;&lt;table&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td width="25%"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Rating Buku&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;    &lt;td width="1%"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;    &lt;td valign="midle" width="25%"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;&lt;a style="color: blue;" href="http://maxikom.co.id/showguest2.php?id=197"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;    &lt;td valign="midle" width="40%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;            &lt;tr&gt;      &lt;td width="200"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Jumlah halaman&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;            &lt;td width="10"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;            &lt;td width="500"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;186+vi&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;            &lt;/tr&gt;                  &lt;tr&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;           &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kode Buku&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="3"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="500"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;0809197&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;              &lt;tr&gt;&lt;td&gt;           &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="100"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tahun Terbit&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="3"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="500"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;2008&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;                  &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;           &lt;td width="100"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Harga Buku&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="3"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="500"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Rp. 37.500,-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;                  &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;           &lt;td width="100"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="500"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;                  &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;           &lt;td width="100"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="500"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;                      &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;           &lt;td valign="top" width="100"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td valign="top" width="3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td width="500"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;&lt;td colspan="6" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Daftar Isi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BAB 1: Pengenalan Usaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Mengenal Usaha  -  2&lt;br /&gt;• Kenapa Orang Berusaha  -  4&lt;br /&gt;• Tekad Berusaha   -  5&lt;br /&gt;• Jiwa Kewirausahaan   -  9&lt;br /&gt;• Manfaat Usaha   -  11&lt;br /&gt;• Tantangan Usaha   -  13&lt;br /&gt;• Menghadapi Tantangan Usaha   -  15&lt;br /&gt;• Visi Usaha Prioritas Utama   -  17&lt;br /&gt;• Mulailah Usaha dari yang Kecil   -  20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 2: Modal Usaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Niat   -  24&lt;br /&gt;• Ide  -  25&lt;br /&gt;• Keterampilan   -  28&lt;br /&gt;• Tabungan   -  30&lt;br /&gt;• Pinjaman dari Lembaga Keuangan   -  33&lt;br /&gt;• Pinjaman dari Keluarga   -  35&lt;br /&gt;• Penjualan Aset   -  38&lt;br /&gt;• Kerjasama dengan Teman   -  39&lt;br /&gt;• Kepercayaan Modal Utama Usaha   -  41&lt;br /&gt;• Mulailah Usaha dengan Modal Kecil   -  43&lt;br /&gt;• Mengenal Cashflow    -  45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 3: Jenis Usaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Memilih Jenis Usaha   -  49&lt;br /&gt;• Menjiwai Jenis Usaha   -  51&lt;br /&gt;• Menyiasati Jenis Usaha   -  53&lt;br /&gt;• Konsisten dengan Pilihan Jenis Usaha   -  55&lt;br /&gt;• Peluang Jenis Usaha    -  57&lt;br /&gt;• Pesaing Jenis Usaha    -  59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 4: Lokasi Usaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Pilihlah Lokasi yang Strategis   -  63&lt;br /&gt;• Pilihlah Lokasi Berdasarkan Kelompok Bisnis   -  65&lt;br /&gt;• Pilihlah Lokasi Berdasarkan Segmen Pasar   -  67&lt;br /&gt;• Pilihlah Lokasi Dekat dengan Bahan Baku   -  69&lt;br /&gt;• Pilihlah Lokasi Dekat dengan Pemasok   -  71&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 5: Menjaga Hubungan Anda dengan Pemasok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Carilah Pemasok Berkualitas   -  74&lt;br /&gt;• Beli dengan Harga Murah   -  76&lt;br /&gt;• Bayar Pemasok Tepat Waktu   -  78&lt;br /&gt;• Ciptakan Kepercayaan antara Anda dan Pemasok   -  79&lt;br /&gt;• Ciptakan Profit antara Anda dan Pemasok   -  81&lt;br /&gt;• Jalinlah Hubungan Baik antara Anda dan Pemasok   -  83&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 6: Perkembangan Usaha Anda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Kerjakan Semuanya Sendiri   -  86&lt;br /&gt;• Pikirkan Kemajuan Usaha Anda Selalu   -  88&lt;br /&gt;• Fokus dengan Kekuatan Anda   -  90&lt;br /&gt;• Lakukan Promosi   -  91&lt;br /&gt;• Tambah Modal bila Perlu   -  93&lt;br /&gt;• Perbaharui Peralatan Usaha Anda   -  95&lt;br /&gt;• Tekan Biaya Operasional Semurah Mungkin   -  97&lt;br /&gt;• Ciptakan Profit   -  98&lt;br /&gt;• Jadi Nomor Satu   -  101&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 7: Hubungan Usaha Anda dengan Pelanggan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Buat Produk Inovatif Berkala   -  104&lt;br /&gt;• Rombak Tempat Usaha Anda Berkala   -  106&lt;br /&gt;• Berikan Kualitas Terbaik Kepada Pelanggan   -  108&lt;br /&gt;• Tanggapi Keluhan Pelanggan dengan Positif   -  110&lt;br /&gt;• Adakan Acara Berkala di Toko Anda   -  112&lt;br /&gt;• Telepon Pelanggan Anda   -  114&lt;br /&gt;• Beri Kejutan Berkala   -  116&lt;br /&gt;• Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun   -  118&lt;br /&gt;• Pelayanan Terbaik Prioritas Utama Usaha   -  120&lt;br /&gt;• Kepuasaan Pelanggan Kunci Sukses Usaha   -  124&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 8: Hubungan Usaha Anda dengan Karyawan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Pilihlah Karyawan dengan Benar 128&lt;br /&gt;• Rekrut Hanya yang Terbaik 130&lt;br /&gt;• Ajak Karyawan Anda Mencintai Usaha Anda   -  133&lt;br /&gt;• Ciptakan Kenyamanan Bekerja   -  135&lt;br /&gt;• Bangun Budaya Kerja Positif   -  138&lt;br /&gt;• Menjalin Hubungan Baik dengan Karyawan Anda   -  141&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 9: Resiko Usaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Mengenal Resiko Usaha   -  145&lt;br /&gt;• Menghadapi Resiko Usaha   -  147&lt;br /&gt;• Resiko, Siapa Takut   -  150&lt;br /&gt;• Resiko Versus Sabar   -  152&lt;br /&gt;• Gagal Versus Sukses   -  154&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bab 10: Karakteristik Pengusaha&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;• Jujur   -  158&lt;br /&gt;• Kerja Keras   -  160&lt;br /&gt;• Optimis   -  162&lt;br /&gt;• Berpikir Kreatif   -  165&lt;br /&gt;• Peduli Sesama   -  167&lt;br /&gt;• Mandiri   -  168&lt;br /&gt;• Tanggung Jawab   -  170&lt;br /&gt;• Percaya Diri   -  172&lt;br /&gt;• Prestatif   -  175&lt;br /&gt;• Dermawan   -  179&lt;br /&gt;• Loyalitas Kerja Tinggi   -  181&lt;br /&gt;• Komitmen yang Kuat   -  183&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3110644778187790870-5915992767695714367?l=hambuchori.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hambuchori.blogspot.com/feeds/5915992767695714367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2008/11/buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5915992767695714367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3110644778187790870/posts/default/5915992767695714367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hambuchori.blogspot.com/2008/11/buku.html' title='BUKU'/><author><name>Ilham Buchori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16293011275012473403</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Lv1vGQNAPko/S2aE875XOlI/AAAAAAAAAGA/lpxPO4BcgQk/S220/IMG_3719.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
